Nasional . 18/06/2026, 20:24 WIB

Pemerintah Larang Keras Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar, Menhut Ingatkan Ancaman Sanksi Tegas!

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana
Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id – Pemerintah menegaskan kepada semua pihak untuk tidak lagi melakukan pembukaan lahan dengan metode pembakaran. Hal itu disampaikan Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni, Kamis, 18 Juni 2026.

Ia memperingatkan bahwa aparat penegak hukum akan menindak langsung siapa saja yang kedapatan melanggar aturan ini demi keuntungan pribadi.

"Kepada seluruh stakeholder termasuk masyarakat, swasta, yang terbiasa menggunakan cara-cara murah, singkat, untuk melakukan land clearing misalnya dengan membakar hutan, saya ingatkan tadi, dari kepolisian, dari kejaksaan, akan melakukan tindakan-tindakan tegas dan keras untuk hal ini," kata Raja Juli dalam konferensi pers setelah kegiatan Rakorsus Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026.

El Nino Menguat pada Juli, Puluhan Ribu Hektare Sudah Terbakar

Ketegasan pemerintah ini bukan tanpa alasan kuat. Menhut menjelaskan bahwa kebijakan pengetatan pengawasan lahan tersebut bergulir guna merespons gejala El Nino yang sedang melanda Indonesia. Ia menekankan seluruh pihak harus menyadari bahwa Indonesia sedang tidak pada posisi baik-baik saja terkait dengan karhutla.

Kondisi di lapangan saat ini memang membutuhkan perhatian ekstra dari semua elemen masyarakat. Seluas 81.000 hektare lahan dinyatakan terbakar hingga Mei 2026 imbas gejala El Nino tahun ini. Kondisi ini berpotensi memburuk karena puncak cuaca panas ekstrem akan bergeser lebih cepat dari perkiraan awal.

Raja menyebut puncak El Nino akan terjadi pada Juli mendatang. Pihak berwenang pun terkejut dengan perubahan data cuaca yang mereka terima dari badan meteorologi.

"Satu bulan yang lalu kami masih dapat brief dari BMKG bahwa tahun ini memang ada El Nino, tapi itu masih (tingkat) rendah sampai moderat. Puncak El Nino-nya tahun depan, ini kan siklus empat tahunan. Tapi, tadi di-update oleh BMKG, Juli ya, masuk Juli nanti sudah kuat," ujarnya.

Guna mengantisipasi krisis lingkungan tersebut, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah telah berkonsolidasi untuk melakukan langkah penanggulangan, di antaranya dengan melakukan operasi modifikasi cuaca dan teknik sekat kanal.

"Insyaallah kalau semua stakeholder masih bisa bekerja dengan baik, insyaallah kita akan bisa memenangkan pertarungan melawan karhutla ini," ucap Raja.

Menko Polkam Siapkan Strategi Khusus di Enam Provinsi Rawan

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, menekankan persiapan yang matang wajib dilakukan untuk mencegah karhutla. Ia tidak ingin kelengahan di lapangan justru memperparah dampak kerusakan lingkungan.

Meskipun terdapat kemajuan dalam penanganan El Nino dari tahun ke tahun, ia menggarisbawahi bahwa kemajuan yang ada harus dijaga dan harus selalu diperbaiki lagi. Sinergi antardaerah menjadi kunci utama dalam eksekusi strategi penyelamatan hutan ini.

"Kebersamaan untuk melakukan ini sudah kita bentuk, pemahamannya juga sudah kita samakan semua ,tinggal kita melaksanakan ini. Oleh karena itu, hari ini kita punya kesepakatan bersama untuk menangani masalah ini di seluruh Indonesia, khususnya di enam provinsi yang paling rawan kebakaran hutan dan lahan." kata Djamari.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id