Nasional . 16/06/2026, 08:18 WIB

Jubir Kementerian ESDM Bantah Sebut Pertamax Sama dengan Solar

Penulis : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia menepis informasi yang beredar di media sosial yang mengaitkan dirinya dengan pernyataan mengenai kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax.

Dwi menegaskan dirinya tidak pernah mengeluarkan pernyataan sebagaimana yang tercantum dalam unggahan tersebut.

"Ini berita bohong dan fitnah. Saya tidak pernah keluarkan statement seperti ini. Ini ada pihak yang sengaja menyalahgunakan foto saya dan ditempel dengan caption hoax. Medianya ditulis Kompos.corn," jelas Dwi, dalam pernyataannya di Jakarta, Senin 15 Juni 2026.

Unggahan yang beredar di platform Threads itu menampilkan foto Dwi Anggia dengan keterangan yang menyebutkan, "Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter. Dwi Anggia, selaku Jubir Menteri ESDM : Ada Solar Yang Murah Pakai Itu Saja. Sama-Sama BBM kan?".

Menurut Dwi, narasi tersebut tidak benar dan sengaja dibuat untuk menyesatkan masyarakat.

"Sekali lagi, itu adalah hoaks dan fitnah. Semoga masyarakat bisa lebih cerdas dan lebih bijak menyerap informasi yang beredar di media sosial," sebut Dwi.

Ia juga meminta pihak yang menyebarkan informasi palsu tersebut bertanggung jawab atas tindakannya. Dwi menilai penyebaran hoaks itu tidak hanya menyebarkan berita bohong, tetapi juga berpotensi memancing kemarahan publik.

Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga pada 10 Juni 2026 telah mengumumkan penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter.

Penyesuaian harga dilakukan setelah Pertamina berkoordinasi dengan pemerintah selaku regulator dan melalui evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.

Kebijakan perubahan harga tersebut disebut sebagai bagian dari tata kelola energi untuk menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi kepada masyarakat.

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite tetap dipatok Rp10.000 per liter, sedangkan solar bersubsidi tetap Rp6.800 per liter. *

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id