AS Pastikan Selat Hormuz Terbuka Penuh pada Jumat, Kapal Tanker Bebas Melintas Tanpa Bayar Tol!

fin.co.id - 16/06/2026, 14:24 WIB

AS Pastikan Selat Hormuz Terbuka Penuh pada Jumat, Kapal Tanker Bebas Melintas Tanpa Bayar Tol!

Presiden AS, Donald Trump, memastikan Selat Hormuz akan berfungsi dan sepenuhnya terbuka.

fin.co.id — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memastikan bahwa Selat Hormuz akan berfungsi dan "sepenuhnya terbuka" mulai Jumat, 19 Juni 2026 mendatang.

Keputusan strategis ini terwujud setelah Iran dan AS menyepakati perjanjian besar untuk menyudahi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah, yang sebelumnya sempat melumpuhkan aktivitas pelayaran komersial di jalur sempit tersebut.

Donald Trump menyampaikan pengumuman penting ini pada Senin (15/6) di Prancis, sesaat sebelum memulai pembicaraan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron menjelang KTT G7.

Pemimpin AS itu menilai bahwa stabilitas kawasan maritim tersebut dapat terjaga tanpa memerlukan keterlibatan banyak pihak, menanggapi usulan misi angkatan laut gabungan dari Inggris dan Prancis sebelumnya.

"Saya rasa kita tidak akan membutuhkan banyak bantuan [untuk menjaga selat tetap terbuka]."

Menurut Trump, saat ini otoritas terkait tengah melakukan pembersihan intensif demi memastikan kawasan perairan tersebut benar-benar bebas dari ancaman ranjau.

Meskipun proses pembersihan jalur pelayaran internasional itu masih berjalan, perairan tersebut kini sudah beroperasi sebagian bagi kapal logistik.

Komitmen Nuklir dan Babak Baru Kepemimpinan Iran

Dalam kesempatan yang sama, Trump memberikan apresiasi tinggi terhadap kesepakatan damai dengan negara republik Islam tersebut. Poin paling krusial dalam kesepakatan perdamaian Iran-AS ini memastikan bahwa Teheran tidak akan memproduksi maupun memiliki senjata nuklir di masa depan.

Hubungan diplomatik antara Washington dan Teheran juga mengalami perubahan drastis setelah dinamika politik pasca-perang. Setelah tewasnya pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei pada hari pertama konfrontasi militer AS-Israel tanggal 28 Februari, Trump menyatakan bahwa Washington kini menjalin komunikasi dan hubungan baik dengan jajaran pemerintahan baru di Iran.

"Kelompok pemimpin pertama sudah pergi, kelompok kedua sudah pergi, dan kami menemukan kelompok ketiga sangat cerdas. Akhirnya kami mencapai kesepakatan."

Meskipun Trump tidak merinci identitas spesifik dari para pemimpin yang ia maksud, ia menyatakan optimisme yang sangat tinggi terhadap masa depan geopolitik kawasan. "Saya pikir banyak hal hebat akan terjadi di Timur Tengah saat ini," ucap Trump optimis.

Skema Bebas Tol dan Dana Rekonstruksi Bersyarat

Sejalan dengan pengumuman presiden, para pejabat tinggi jajaran pemerintahan AS menjelaskan bahwa seluruh armada kapal dagang dapat melintasi Selat Hormuz secara gratis atau bebas tol.

Kebijakan ini merupakan bagian dari poin utama kesepakatan perdamaian Iran yang telah ditandatangani secara elektronik oleh Presiden Donald Trump, Wakil Presiden JD Vance, dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf pada hari Minggu.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID