Pengambilan PIN SPMB Jatim 2026 Ditutup, Ribuan Calon Siswa Belum Berhasil Verifikasi

fin.co.id - 11/06/2026, 06:57 WIB

Pengambilan PIN SPMB Jatim 2026 Ditutup, Ribuan Calon Siswa Belum Berhasil Verifikasi

SPMB ilustrasi

fin.co.id - Tahapan pengambilan Personal Identification Number (PIN) untuk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur 2026 tingkat SMA dan SMK telah resmi berakhir pada Selasa, 9 Juni 2026. Dinas Pendidikan Jawa Timur memastikan tidak ada tambahan waktu atau perpanjangan untuk proses tersebut.

Data Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Dinas Pendidikan Jawa Timur per Rabu, 10 Juni 2026 pukul 11.30 WIB menunjukkan sebanyak 296.287 calon murid berhasil memperoleh PIN setelah melalui tahapan verifikasi dan validasi data. Jumlah itu berasal dari 316.078 peserta yang mengajukan permohonan PIN.

Meski demikian, hingga penutupan tahapan pengambilan PIN, masih terdapat 4.006 calon murid yang belum berhasil mendapatkan PIN. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa proses pengambilan PIN tidak akan diperpanjang. Namun, ia meminta calon murid yang belum memperoleh PIN untuk tetap optimistis.

"Alhamdulillah untuk tahapan pengambilan PIN sudah rampung. Bagi calon murid yang belum mendapatkan jangan patah semangat. Sebab, di sekolah swasta juga memberikan beasiswa, kualitas sekolah negeri dan swasta pun sama. Jadi tetap semangat mengenyam pendidikan," ujar Aries kepada media, Rabu 10 Juni 2026.

Selama tahapan pengambilan PIN berlangsung, Posko SPMB Dinas Pendidikan Jawa Timur mencatat sejumlah kendala yang cukup sering ditemui peserta. Salah satunya adalah masalah login ke sistem karena banyak calon murid tidak mengetahui atau lupa tanggal penerbitan Kartu Keluarga (KK).

Selain itu, terdapat kendala terkait nilai rapor yang belum dimasukkan oleh sekolah asal. Sebagian calon murid juga diketahui tidak melakukan verifikasi nilai rapor secara mandiri sehingga menimbulkan hambatan dalam proses pengajuan PIN.

Masalah lain yang ditemukan adalah kesalahan input nilai yang baru disadari setelah proses verifikasi berjalan. Tidak sedikit pula peserta yang salah memilih status dokumen antara Kartu Keluarga dan Surat Keterangan Domisili (SKD), hingga adanya permintaan perubahan status disabilitas dari orang tua ketika proses masih berlangsung.

Dinas Pendidikan Jawa Timur sebelumnya juga telah menyediakan fasilitas simulasi pendaftaran sebagai bagian dari persiapan calon murid. Namun, pemanfaatannya masih belum maksimal. Dari total 316.078 pemohon PIN, hanya 146.503 siswa yang mengikuti simulasi, sedangkan 169.575 lainnya tidak menggunakan fasilitas tersebut.

Aries menegaskan bahwa simulasi memang tidak bersifat wajib, tetapi sangat membantu calon murid dalam memahami mekanisme pendaftaran.

"Memang tidak wajib mengikuti. Tapi tahapan ini jika tidak diikuti calon murid akan rugi. Karena akan kesulitan saat SPMB berlangsung," kata Aries.

Melalui simulasi tersebut, peserta Jalur Domisili dapat mengetahui rayon reguler maupun rayon sebaran sesuai alamat domisili serta memperkirakan jarak ke sekolah tujuan. Sementara peserta Jalur Prestasi Nilai Akademik dapat melihat nilai akhir yang akan digunakan dalam proses pemeringkatan.

"Jadi kalau sudah mengikuti simulasi, mereka mengetahui dan ada gambaran nanti kira-kira kalau ikut daftar jalur domisili mereka akan sekolah di mana. Jaraknya berapa itu akan diketahui saat simulasi," jelasnya.

Setelah tahapan pengambilan PIN berakhir, proses SPMB Jatim 2026 berlanjut ke pembukaan pendaftaran Jalur Domisili SMA dan SMK yang berlangsung pada 11-12 Juni 2026 secara daring. Hasil seleksi akan diumumkan pada 13 Juni 2026 dan peserta yang diterima wajib melakukan daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Tahap berikutnya akan dilanjutkan dengan Jalur Afirmasi, Mutasi Orang Tua, dan Prestasi Hasil Lomba pada 17-18 Juni 2026. Setelah itu, proses seleksi berlanjut ke Jalur Prestasi Nilai Akademik SMA pada 24-25 Juni 2026 dan Jalur Prestasi Nilai Akademik SMK pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.

Pendaftaran Jalur Domisili dilakukan secara online melalui laman resmi SPMB Jatim. Peserta harus masuk ke sistem menggunakan NISN, tanggal penerbitan KK atau SKD, serta PIN yang telah diverifikasi. Setelah memilih sekolah tujuan, peserta diminta memeriksa kembali data yang diinput sebelum mengunduh bukti pendaftaran.

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca