MRT Jakarta Fase 2 Cetak Rekor 10 Juta Jam Kerja Selamat, Hutama Karya Tuntaskan Struktur Utama Gedung DJKN

fin.co.id - 11/06/2026, 14:03 WIB

MRT Jakarta Fase 2 Cetak Rekor 10 Juta Jam Kerja Selamat, Hutama Karya Tuntaskan Struktur Utama Gedung DJKN

Hutama Karya dan SMCC cetak 10 juta jam kerja selamat di proyek MRT Jakarta Fase 2 CP203, bersamaan topping off Gedung DJKN.

fin.co.id - Proyek MRT Jakarta Fase 2 kembali mencatat pencapaian penting. PT Hutama Karya (Persero) bersama mitranya, Sumitomo Mitsui Construction Co. (SMCC), berhasil membukukan 10 juta jam kerja selamat tanpa kecelakaan kerja yang menyebabkan kehilangan waktu kerja (Lost Time Injury/LTI) pada proyek Construction of Jakarta Mass Rapid Transit Project Phase 2 (1) Underground Section Contract Package CP203.

Pencapaian tersebut dirayakan bersamaan dengan prosesi topping off Gedung DJKN, yang menandai rampungnya pekerjaan struktur utama gedung. Acara berlangsung di TPO Stasiun Kota, Jakarta, pada Rabu (10/6).

Keberhasilan mencatatkan 10 juta jam kerja selamat menjadi tonggak penting bagi proyek MRT Jakarta Fase 2 CP203. Pasalnya, proyek ini berada di kawasan perkotaan yang padat dan memiliki tingkat kompleksitas pekerjaan yang tinggi.

Angka tersebut merepresentasikan akumulasi jam kerja seluruh personel proyek tanpa insiden yang menyebabkan hilangnya hari kerja. Selain itu, capaian tersebut menunjukkan konsistensi penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) selama proses konstruksi berlangsung.

Di saat yang sama, penyelesaian struktur utama Gedung DJKN juga menjadi sinyal positif bagi kelanjutan pembangunan MRT Jakarta Fase 2. Prosesi topping off ditandai dengan pengecoran simbolis beton terakhir di area rooftop serta peluncuran banner pada tower crane di Entrance-3.

Rampungnya struktur utama gedung menjadi langkah strategis menuju tahapan pekerjaan berikutnya. Proyek MRT Jakarta Fase 2 CP203 sendiri dipersiapkan untuk mendukung perayaan Hari Ulang Tahun ke-500 Kota Jakarta yang akan berlangsung pada Juni 2027.

Deretan Pemangku Kepentingan Hadiri Perayaan Pencapaian

Perayaan pencapaian tersebut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan yang terlibat dalam proyek. Hadir dalam acara itu Direktur Operasi I Hutama Karya Gunadi, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat, Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda) Weni Maulina, Direktur Operasional SMCC Utama Indonesia Suwandhi Durahman, Kepala Bidang Pengawasan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta Titin, serta Kepala Korporasi Institusi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Barat Carlos.

Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai agenda simbolis. Mulai dari penyerahan suvenir kepada pekerja, pengecoran simbolis, pemotongan tumpeng, hingga management walkthrough untuk melihat langsung progres pekerjaan di Stasiun Glodok dan Stasiun Kota.

Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang apresiasi terhadap para pekerja, tetapi juga memperlihatkan perkembangan proyek yang terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Budaya Zero Accident Jadi Kunci Keberhasilan

Di balik capaian 10 juta jam kerja selamat, terdapat komitmen kuat seluruh pihak yang terlibat dalam proyek. Budaya Zero Accident diterapkan secara menyeluruh dengan melibatkan pekerja, pengawas, hingga jajaran manajemen dari Hutama Karya maupun SMCC.

Pendekatan kolaboratif tersebut membuat standar keselamatan dapat dijalankan secara konsisten di lapangan. Tidak hanya menjaga keamanan pekerja, pola kerja itu juga memperkuat komitmen seluruh tim untuk mempertahankan kualitas dan ketertiban pelaksanaan proyek pada tahap berikutnya.

Direktur Operasi I Hutama Karya, Gunadi, menegaskan bahwa keberhasilan ini lahir dari komitmen seluruh insan proyek dalam menjalankan budaya keselamatan kerja secara disiplin dan berkelanjutan.

Menurutnya, keselamatan kerja bukan sekadar target yang harus dicapai, melainkan telah menjadi bagian dari budaya kerja yang melekat dalam setiap aktivitas proyek.

AdminFIN
AdminFIN
Penulis

Penulis FIN.CO.ID