Nasional . 09/06/2026, 23:06 WIB
Saat ini program MBG tercatat telah menjangkau sekitar 63 juta penerima manfaat di berbagai daerah Indonesia. Namun jumlah tersebut akan ditinjau kembali oleh BGN.
Nanik menyebutkan pihaknya akan melakukan pendataan dan verifikasi untuk memastikan apakah seluruh penerima saat ini memang masuk dalam kategori yang membutuhkan bantuan gizi dari pemerintah.
"Apakah 63 juta yang sekarang ada ini benar-benar membutuhkan atau sebetulnya bisa dikurangi," kata Nanik.
Langkah evaluasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran sekaligus memperluas jangkauan bantuan kepada kelompok masyarakat yang selama ini belum tersentuh secara optimal.
Kebijakan refocusing penerima manfaat menjadi bagian dari strategi pembenahan yang tengah dilakukan pimpinan baru BGN.
Setelah pergantian kepemimpinan, pemerintah menegaskan bahwa fokus utama program MBG tidak lagi semata mengejar jumlah penerima, tetapi juga memastikan kualitas pelaksanaan dan ketepatan sasaran.
Dengan pendekatan baru tersebut, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, wilayah tertinggal, serta kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan kebutuhan gizi. (*)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id