Neo Pop
"Pelukisnya ini anak umur berapa?" tanya seorang pengusaha yang melihat tiba-tiba ada banyak lukisan di kantor Harian Disway. "Lukisan ini mengingatkan saya ke pelukis wanita damar kurung dari pedalaman Gresik," ujar Dhimam Abror, mantan pemred Jawa Pos di masa lalu.
Daniel tetap bangga sebagai orang Indonesia. Setiap kali diwawancarai, di luar negeri, ia hanya mau menjawab dengan bahasa Indonesia.
Pertanyaannya boleh pakai bahasa Jerman, Spanyol, Portugis, Inggris, atau Belanda tapi jawabnya dalam bahasa Indonesia. "Biasanya saya minta wartawannya membawa penerjemah," katanya. Kalau tidak punya penerjemah lebih baik tidak jadi wawancara.
Hanya bahasa Prancis yang Daniel tidak mau belajar. Ia tidak suka dengan bahasa yang mengandung kesombongan. Karena itu ia tidak pernah jatuh cinta dengan wanita Prancis. Mungkin ia baru mau belajar bahasa Prancis kalau dimarahi Presiden Prabowo. (Dahlan Iskan)
Berita Terkait
Enak Busuk
Tanpa Utang