Nasional . 02/06/2026, 20:16 WIB

Hutan di Kawasan Savana Propok Gunung Rinjani Terbakar, Petugas Berupaya Lokalisir Kobaran Api

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana
Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id – Kebakaran lahan hutan melanda Kawasan Savana Propok Resort Aikmel di kawasan Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGR Astekita Ardi di Lombok Timur, Selasa, 2 Juni 2026 mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan titik api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 11.00 WITA di Kawasan Savana Propok 2 pada koordinat 50 446438 E dan 9067279 S.

Kondisi cuaca dan vegetasi yang ada membuat amukan si jago merah berpindah dengan cepat. "Kebakaran kemudian meluas hingga mencapai Kawasan Savana Propok 1 yang didominasi oleh vegetasi savana kering," katanya. Saat ini, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyatakan petugas gabungan sedang fokus melakukan pemadaman di area terdampak tersebut.

Kronologi Upaya Pemadaman dan Kendala di Lapangan

Pihak pengelola langsung mengambil tindakan cepat begitu mengetahui keberadaan kobaran api di lapangan. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kelompok Pengelola Savana Propok segera melakukan upaya pemadaman dengan mengerahkan 15 orang yang bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 13.00 WITA.

Tim di lapangan bekerja keras untuk melokalisir rambatan api agar tidak semakin menjalar ke area hutan lainnya. "Pemadaman dilakukan secara intensif hingga pukul 18.00 WITA," katanya.

Namun, tantangan berat menghadang para petugas di lapangan sehingga api belum bisa padam sepenuhnya hingga petang hari. Namun demikian upaya pemadaman belum berhasil mengendalikan seluruh titik api karena keterbatasan personel, logistik, dan peralatan pemadaman yang tersedia di lapangan. Hingga pukul 19.00 WITA api masih terpantau aktif pada beberapa bagian kawasan yang terdampak.

Pemadaman Berlanjut Rabu Pagi Demi Keselamatan Petugas

Mengingat situasi yang semakin gelap dan membahayakan, otoritas setempat memutuskan untuk menarik mundur personel sementara waktu. "Mengingat kondisi telah memasuki malam hari dengan tingkat pencahayaan yang sangat terbatas, serta mempertimbangkan faktor keselamatan personel yang bertugas, kegiatan pemadaman dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu (3/6) pagi," katanya.

Selama masa jeda ini, pihak manajemen taman nasional menyusun strategi yang lebih matang. Ia mengatakan Balai TNGR terus melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan para pihak terkait guna mendukung upaya penanganan kebakaran secara efektif serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan terhadap ekosistem kawasan.

Imbauan Penting Balai TNGR Terkait Potensi Kebakaran Musim Kemarau

Aparatur negara juga meminta kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat yang sering beraktivitas di sekitar pegunungan. "Kami mengimbau seluruh masyarakat, pengunjung kawasan, pelaku wisata alam, petani, peternak, dan para pendaki, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan," katanya.

Faktor alam menjadi salah satu pemicu utama mengapa kawasan ini menjadi sangat sensitif terhadap percikan api terkecil sekalipun. Kondisi vegetasi yang semakin kering pada musim kemarau menyebabkan kawasan hutan dan savana menjadi lebih rentan terhadap kebakaran.

Oleh karena itu masyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api, antara lain pembakaran lahan, pembakaran sisa-sisa vegetasi, membuang puntung rokok sembarangan, maupun menyalakan api tanpa pengawasan yang memadai. Kepedulian bersama menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian alam ini.

"Balai TNGR juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan kebakaran dengan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api, asap, atau indikasi kebakaran di dalam maupun di sekitar kawasan hutan," kata Astekita Ardi.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id