Nasional . 01/06/2026, 06:43 WIB
fin.co.id – PT Pertamina (Persero) membawa kabar baik bagi para pengguna kendaraan bermesin diesel. Perusahaan pelat merah ini resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis solar, yaitu Pertamina Dex dan Dexlite, mulai Senin, 1 Juni 2026. Penyesuaian ini tentu menjadi angin segar yang dapat membantu Anda menghemat pengeluaran rutin untuk transportasi.
Langkah Pertamina ini merujuk langsung pada data dari laman resmi perusahaan yang rilis di Jakarta, Minggu, 31 Mei 2026. Kebijakan perubahan tarif ini merupakan bagian dari langkah berkala perseroan dalam mengevaluasi harga pasar tanggungan mereka.
Bagi Anda yang berdomisili di wilayah Jabodetabek, Anda sudah bisa menikmati tarif baru BBM jenis solar nonsubsidi yang jauh lebih murah daripada bulan sebelumnya. Penurunan angka pada papan SPBU kali ini terhitung cukup signifikan.
Produk Dexlite (CN 51) kini turun harga menjadi Rp23.000 per liter. Padahal pada Mei 2026 yang lalu, konsumen harus menebusnya dengan harga Rp26.000 per liter. Artinya, ada penghematan sebesar Rp3.000 untuk setiap liternya.
Tidak mau kalah, varian Pertamina Dex (CN 53) juga mengalami penurunan yang menguntungkan konsumen. Bahan bakar diesel berkualitas tinggi ini sekarang menyentuh angka Rp24.800 per liter, meluncur turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp27.900 per liter.
Meskipun pengguna mesin diesel bisa tersenyum, pengguna setia Pertamax Turbo (RON 98) harus merogoh kocek sedikit lebih dalam. Harga BBM non-solar berperforma tinggi ini justru merangkak naik menjadi Rp20.750 per liter, dari modal Rp19.900 per liter pada bulan Mei kemarin.
Namun, Anda tidak perlu cemas jika memakai varian bensin lainnya. Pertamina memilih untuk menahan harga Pertamax (RON 92) di level Rp12.300 per liter. Kebijakan serupa juga berlaku untuk Pertamax Green (RON 95) yang tetap bertengger di angka Rp12.900 per liter. Menariknya, harga kedua jenis bensin ini tidak berubah sejak Maret, tepatnya sebelum pecah ketegangan geopolitik berupa perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.
Bagaimana dengan nasib BBM penugasan dan subsidi? Pemilik kendaraan yang mengandalkan bahan bakar murah bisa bernapas lega. Pemerintah dan Pertamina sepakat tidak mengubah harga jual Pertalite, yang tetap bertahan pada Rp10.000 per liter. Begitu pula dengan komoditas Biosolar yang tidak bergerak dari posisi Rp6.800 per liter.
Keputusan manajemen menetapkan tarif baru per 1 Juni ini bukan tanpa dasar. Langkah strategis ini berjalan dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Aturan baku tersebut merupakan regulasi Perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020.
Secara teknis, Kepmen ini memuat aturan ketat tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum. Melalui skema perhitungan inilah, Pertamina dapat terus menghadirkan harga yang kompetitif dan transparan bagi masyarakat Indonesia
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id