Nasional . 30/05/2026, 15:00 WIB
Berdasarkan data pemerintah, saat ini terdapat sekitar 295 juta nomor seluler aktif di Indonesia. Sebanyak 97 persen di antaranya merupakan pelanggan prabayar.
Jumlah tersebut memang lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang sempat mencapai 335 juta nomor aktif. Namun pemerintah menilai penurunan itu sebagai indikator positif karena menunjukkan proses rasionalisasi penggunaan kartu SIM dan meningkatnya akurasi data pelanggan.
Registrasi biometrik ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 7 Tahun 2026 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi Melalui Jaringan Bergerak Seluler.
Sejumlah operator seluler bahkan telah melakukan uji coba sejak awal tahun. Wakil Ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Reski Damayanti, menyebut minat masyarakat terhadap registrasi biometrik cukup tinggi.
Menurutnya, setiap hari terdapat sekitar 200 ribu hingga 300 ribu registrasi biometrik yang dilakukan pelanggan. Secara keseluruhan, jumlah registrasi biometrik yang telah tercatat mencapai sekitar 1,4 juta nomor dari seluruh operator seluler di Indonesia.
Reski memastikan seluruh operator telah menyiapkan berbagai kanal registrasi untuk memudahkan masyarakat. Registrasi dapat dilakukan melalui gerai resmi, website operator, hingga aplikasi digital yang telah disediakan.
Dengan penerapan sistem biometrik ini, pemerintah berharap keamanan data pelanggan semakin terjamin sekaligus mengurangi praktik penyalahgunaan identitas dalam registrasi nomor telepon.
Masyarakat pun diimbau untuk tidak khawatir karena proses registrasi tetap gratis dan dapat dilakukan melalui berbagai kanal yang mudah diakses. Kebijakan ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang lebih aman, terpercaya, dan modern di masa mendatang. (*)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id