Sport . 28/05/2026, 15:48 WIB
fin.co.id - Nama Como 1907 dan Mirwan Suwarso belakangan kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Indonesia.
Banyak pihak mempertanyakan mengapa klub Italia tersebut belum juga memberi kesempatan kepada pemain Indonesia untuk berkembang di kompetisi Eropa, khususnya Serie A.
Namun di balik kritik yang ramai muncul, ternyata ada regulasi ketat di Liga Italia yang membuat situasinya tidak sesederhana yang dibayangkan publik.
Mirwan Suwarso menjelaskan bahwa Serie A memiliki aturan khusus terkait kuota pemain non-Uni Eropa atau non-EU. Aturan ini membatasi jumlah pemain non-EU yang dapat didaftarkan klub setiap musim.
Menurut Mirwan, regulasi tersebut membuat klub harus sangat selektif dalam menggunakan slot pemain asing non-Eropa, terutama bagi klub yang sedang membangun kekuatan di kompetisi seketat Serie A.
Ia memberi contoh sederhana. Jika Como merekrut pemain Indonesia berusia 16 tahun, maka satu slot non-EU otomatis akan terpakai.
Padahal slot tersebut biasanya digunakan untuk pemain dari Brasil, Argentina, Uruguay, atau Afrika yang dinilai sudah siap bersaing di level tertinggi sepak bola Italia.
Situasi itu membuat Como harus mengambil keputusan secara realistis demi kebutuhan kompetitif tim utama.
Sebagai klub yang sedang berkembang di Serie A, Como 1907 membutuhkan pemain yang bisa langsung memberi dampak di lapangan.
Karena itulah, merekrut pemain muda yang masih membutuhkan waktu panjang untuk berkembang menjadi pertimbangan besar bagi manajemen klub.
Meski demikian, Mirwan menegaskan bahwa bukan berarti Como menutup pintu bagi talenta Indonesia. Menurutnya, kontribusi terhadap sepak bola nasional tetap dilakukan, hanya bentuknya berbeda.
Alih-alih fokus mendatangkan pemain muda Indonesia ke skuad utama, Como justru membuka peluang bagi tenaga profesional Indonesia untuk belajar langsung di lingkungan sepak bola Eropa.
Saat ini, beberapa orang Indonesia sudah bekerja di dalam struktur klub. Salah satunya adalah analis asal Bandung yang kini menjadi bagian dari tim analisis klub.
Selain itu, legenda sepak bola Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto juga pernah dipercaya menjadi asisten pelatih di Como.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id