Lifestyle . 24/05/2026, 08:49 WIB

Hari Arafah 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal, Niat Puasa Arafah dan Keutamaannya

Penulis : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, umat Islam mulai mencari informasi mengenai jadwal Hari Arafah 2026. Hari Arafah merupakan momen penting dalam kalender Islam yang berlangsung setiap 9 Zulhijah, sehari sebelum Hari Raya Idul Adha.

Penentuan tanggal Hari Arafah menjadi perhatian banyak umat Muslim, khususnya bagi mereka yang tidak menunaikan ibadah haji dan ingin menjalankan puasa sunah Arafah.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag) RI serta penetapan Mahkamah Agung Arab Saudi, Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Dengan demikian, Hari Arafah atau 9 Zulhijah 1447 H akan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026.

Pada hari tersebut, jutaan jemaah haji dari berbagai negara akan melaksanakan wukuf di Padang Arafah yang menjadi salah satu rukun utama dalam ibadah haji.

Bagi umat Islam yang tidak berhaji, dianjurkan untuk menjalankan Puasa Arafah karena memiliki banyak keutamaan. Selain berpuasa, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak amalan seperti zikir, istigfar, membaca Al-Qur’an, hingga bersedekah.

Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِعَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah ta'âlâ."

Keutamaan Puasa Arafah

Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

“Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)

Imam Nawawi dalam Al Majmu’ (6: 428) berkata, “Adapun hukum puasa Arafah menurut Imam Syafi’i dan ulama Syafi’iyah: disunnahkan puasa Arafah bagi yang tidak berwukuf di Arafah. Adapun orang yang sedang berhaji dan saat itu berada di Arafah, menurut Imam Syafi’ secara ringkas dan ini juga menurut ulama Syafi’iyah bahwa disunnahkan bagi mereka untuk tidak berpuasa karena adanya hadits dari Ummul Fadhl.” *

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id