Sport . 19/05/2026, 19:48 WIB
Salah satu pertandingan yang sudah masuk rencana adalah duel melawan Oman national football team pada Juni 2026.
Laga tersebut dinilai penting karena Oman memiliki karakter permainan khas Timur Tengah yang mirip dengan Qatar, salah satu lawan Indonesia di Piala Asia 2027.
Herdman ingin para pemain Timnas Indonesia mulai terbiasa menghadapi tekanan tinggi, duel fisik, dan tempo cepat yang biasa dimainkan tim-tim Asia Barat.
“Kemudian, di sisi lain, ada jendela Juni 2026, yang memberi kami kesempatan menghadapi Oman, yang merupakan negara Timur Tengah yang harus kami pelajari cara mengalahkannya,” katanya.
Herdman menilai Timnas Indonesia tidak boleh hanya fokus bertahan saat menghadapi tim kuat Asia.
Ia ingin skuad Garuda mulai belajar mengontrol permainan dan mendominasi pertandingan, termasuk saat menghadapi lawan dengan level lebih tinggi.
Karena itu, setiap agenda FIFA Matchday nantinya akan dimanfaatkan sebagai laboratorium taktik sekaligus seleksi akhir menuju Piala Asia 2027.
“Kami perlu belajar bagaimana mengalahkan tim-tim tersebut dan mendominasi mereka,” tegas Herdman.
Dengan pendekatan yang diterapkan Herdman, persaingan di tubuh Timnas Indonesia dipastikan akan semakin ketat dalam beberapa tahun ke depan.
Pemain muda, pemain lokal, hingga nama-nama senior harus bersaing menunjukkan kualitas terbaik mereka di setiap kesempatan.
Strategi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Herdman ingin membangun Timnas Indonesia yang kompetitif, agresif, dan siap bersaing melawan kekuatan besar Asia di Piala Asia 2027 nanti. (*)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id