Internasional . 14/05/2026, 04:45 WIB

Trump Bahas Perang Iran hingga Taiwan dalam Lawatan ke China

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

fin.co.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump tiba di Beijing untuk menjalani pembicaraan penting dengan Presiden China Xi Jinping dalam kunjungan yang menjadi sorotan dunia internasional. Lawatan ini merupakan kunjungan pertama presiden Amerika Serikat ke China sejak kunjungan Trump sebelumnya pada 2017.

Pertemuan Trump dan Xi Jinping Jadi Sorotan Dunia

Pertemuan kedua pemimpin diperkirakan membahas berbagai isu global yang tengah memanas. Salah satu agenda utama adalah konflik Iran yang terus memicu kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah dan dampaknya terhadap ekonomi global. Amerika Serikat disebut ingin mendorong China agar mengambil peran lebih aktif dalam membantu meredakan ketegangan karena hubungan Beijing dengan Teheran dinilai cukup kuat.

Selain perang Iran, pertemuan tersebut juga dipandang sebagai momentum penting untuk menjaga hubungan diplomatik antara Washington dan Beijing di tengah persaingan geopolitik yang semakin ketat.

Isu Taiwan Kembali Picu Ketegangan AS-China

Isu Taiwan menjadi topik sensitif yang diprediksi mendominasi pembicaraan kedua negara. Hubungan Amerika Serikat dan China dalam beberapa tahun terakhir terus memanas akibat dukungan militer Washington terhadap Taiwan.

Pemerintah China berulang kali menegaskan bahwa Taiwan merupakan bagian dari wilayahnya dan menolak campur tangan negara lain dalam persoalan tersebut. Di sisi lain, Amerika Serikat masih mempertahankan kerja sama pertahanan dengan Taiwan, termasuk penjualan senjata dan dukungan keamanan di kawasan Indo-Pasifik.

Situasi itu membuat hubungan kedua negara beberapa kali mengalami ketegangan diplomatik dan meningkatkan kekhawatiran dunia terhadap stabilitas kawasan Asia.

Amerika Serikat Dorong Kerja Sama Ekonomi dengan China

Lawatan Trump ke China juga membawa agenda ekonomi dan perdagangan. Pemerintah Amerika Serikat disebut ingin membuka peluang kerja sama baru dengan China di berbagai sektor strategis, termasuk teknologi, energi, dan industri penerbangan.

Sejumlah tokoh bisnis dan teknologi Amerika turut hadir dalam rombongan tersebut untuk memperkuat hubungan ekonomi kedua negara. Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga keseimbangan antara persaingan politik dan kepentingan ekonomi global.

Kasus Jimmy Lai Ikut Dibahas dalam Lawatan Trump

Sebelum keberangkatannya ke Beijing, Trump juga menyatakan akan mengangkat kasus Jimmy Lai dalam pembicaraan dengan Xi Jinping. Jimmy Lai merupakan pengusaha media Hong Kong yang dipenjara dan menjadi perhatian internasional terkait isu kebebasan pers dan demokrasi di Hong Kong.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa isu hak asasi manusia masih menjadi bagian dari agenda diplomatik Amerika Serikat terhadap China.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id