Nasional . 08/05/2026, 21:53 WIB

BGN: Pemerintah Kucurkan Hingga Rp1 Triliun per Hari ke SPPG di Seluruh Indonesia

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana
Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan fakta mengenai perputaran uang dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah telah menyalurkan dana rata-rata hingga Rp1 triliun setiap harinya ke seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di pelosok tanah air.

Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya, mengibaratkan aliran dana ini seperti berkah yang langsung menyentuh masyarakat paling bawah.

Analogi Butiran Air Hujan: Dari Aceh Hingga Papua

Dana besar ini tidak berhenti di tingkat pusat, melainkan menyebar luas ke berbagai daerah, mulai dari desa terpencil hingga kawasan metropolitan.

"Kalau saya analogikan itu seperti butiran air hujan yang mengalir dari langit dari atas langsung ke sel-sel di bawah, langsung ke tanah dari Aceh sampai Papua, dari tingkat desa sampai metropolitan," kata Sony pada Rapat Konsolidasi Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Manado, Jumat, 8 Mei 2026.

Penyaluran dana ini juga menjadi lapangan kerja baru. Sony menjelaskan bahwa sebesar Rp122 miliar dari total anggaran harian tersebut terserap untuk membayar honor 1,2 juta relawan yang mengabdi di SPPG.

Dampak Nyata di Sulawesi Utara

Khusus untuk wilayah Sulawesi Utara, perputaran uang harian mencapai lebih dari Rp6,4 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp841,3 juta dinikmati oleh 8.413 tenaga kerja lokal yang terlibat langsung.

Di tingkat kabupaten dan kota, seperti dari Bolaang Mongondow, Minahasa, hingga Kotamobagu, terdapat 179 SPPG yang aktif beroperasi. SPPG di wilayah ini menyerap anggaran sekitar Rp3,8 miliar setiap harinya.

Menghidupkan Tukang Sayur Hingga Pedagang Ikan

Lalu, ke mana sebenarnya uang triliunan rupiah ini mengalir? Sony menegaskan bahwa dana tersebut langsung masuk ke ekosistem pasar lokal.

"Uang tersebut mengalir ke tukang beras, ke tukang ikan, tukang sayur, tukang buah, tukang telur ayam, tukang daging ayam. Jadi betul-betul mengalir," katanya menambahkan.

Menurutnya, mekanisme ini bukan sekadar program pemenuhan gizi, melainkan strategi jitu untuk menghidupkan dan memutar roda perekonomian masyarakat di tingkat bawah. Dengan membeli bahan baku dari pedagang kecil dan petani lokal, program ini secara otomatis memperkuat fondasi ekonomi nasional kita.

Melalui SPPG, pemerintah memastikan bahwa anggaran negara tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan anak bangsa, tetapi juga menjadi "bahan bakar" bagi kesejahteraan para pelaku usaha mikro di seluruh penjuru Indonesia.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id