Internasional . 07/05/2026, 13:49 WIB
fin.co.id - Harga minyak dunia mengalami penurunan tajam dalam 24 jam terakhir setelah muncul sinyal kuat bahwa Amerika Serikat dan Iran mulai mendekati kesepakatan damai baru. Pasar energi global yang sebelumnya dipenuhi kekhawatiran soal konflik di Timur Tengah mulai menunjukkan reaksi positif terhadap perkembangan diplomatik tersebut.
Minyak mentah Brent yang sempat bergerak di kisaran lebih dari US$109 hingga US$114 per barel kini turun mendekati level US$101 hingga US$102 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ikut melemah dari kisaran US$102 hingga US$106 menjadi sekitar US$95 hingga US$96 per barel.
Penurunan tajam ini terjadi hanya dalam satu hari perdagangan dan menjadi salah satu koreksi terbesar sejak konflik Amerika Serikat dan Iran memanas beberapa bulan terakhir.
Pasar mulai bereaksi setelah laporan mengenai proposal damai 14 poin antara Washington dan Tehran mencuat ke publik. Iran dikabarkan tengah mempelajari proposal yang diajukan Amerika Serikat melalui mediator Pakistan.
Isi proposal disebut mencakup penghentian sebagian aktivitas nuklir Iran, pelonggaran sanksi ekonomi, serta pembukaan kembali jalur perdagangan di Selat Hormuz. Kawasan tersebut selama ini menjadi pusat kekhawatiran pasar global karena sekitar 20 persen distribusi minyak dunia melewati jalur itu.
Presiden Donald Trump juga memperkuat optimisme pasar setelah menyatakan bahwa pembicaraan dengan Iran berjalan “sangat baik” dan perang diyakini bisa segera berakhir. Pernyataan itu langsung menurunkan premi risiko geopolitik yang sebelumnya mendorong harga minyak melonjak tinggi.
Data perdagangan terbaru menunjukkan tekanan jual besar terjadi pada hampir seluruh kontrak energi utama dunia.
Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir:
| Jenis Minyak | Harga Sebelumnya | Harga Terbaru | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Brent Crude | US$109–114 | US$101–102 | Turun sekitar 7–12 dolar |
| WTI Crude | US$102–106 | US$95–96 | Turun sekitar 6–10 dolar |
Beberapa analis menilai pasar mulai percaya bahwa gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah tidak akan berlangsung selama yang diperkirakan sebelumnya. Sentimen itu membuat investor mulai melepas posisi spekulatif pada komoditas energi.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id