Kisah Mencekam Kapten Kapal WNI Disandera Perampok Somalia di Laut: Jangan Tembak Saya, Saya Muslim

fin.co.id - 29/04/2026, 08:12 WIB

Kisah Mencekam Kapten Kapal WNI Disandera Perampok Somalia di Laut: Jangan Tembak Saya, Saya Muslim

Kapten Kapal MT Honour 25, Ashari Samadikun, warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. (Dok BBC News Indonesia)

"Terus itu perompak juga bilang 'kau Muslim ya?'"

"Suami saya bilang 'iya'. Terus itu perompak juga bilang 'saya juga Muslim'," tambah Santi yang meyakini status agama ini penting di situasi yang mencekam.

Perompak Disebut Berjumlah Sekitar 30 Orang

Santi mengungkapkan komunikasi terakhir dengan suaminya terjadi pada Minggu malam 26 April 2026. Dalam percakapan tersebut, Ashari menyampaikan bahwa perompak sedang melakukan negosiasi dengan pihak perusahaan terkait permintaan uang tebusan.

"Setelah itu suami saya bilang jangan hubungi saya lagi maupun di HP kapal karena takutnya nanti perompak yang pegang hpnya," katanya.

Meski masih disandera, keluarga menyebut kondisi para kru sejauh ini dilaporkan sehat. Mereka tetap diberikan makanan dan diizinkan menjalankan ibadah.

Namun situasi dapat berubah tegang sewaktu-waktu, terutama ketika para perompak merasa terancam.

"Cuma itu kapan merasa perompaknya terancam akan diserang itu tiba-tiba semuanya [akan Kembali] mencekam. Karena suamiku sempat beberapa kali ditolong senjata sama perompak," katanya.

Dalam salah satu panggilan video, Ashari juga memperlihatkan kondisi kapal yang mengalami kerusakan akibat tembakan.

Menurut penuturan Santi, suaminya baru mengetahui adanya serangan ketika sekitar 15 orang bersenjata sudah berada di atas kapal.

"Setelah itu disuruh semua kumpul hpnya. Ditahan semua," terang Santi.

Saat ini, para sandera disebut berada di dekat markas kelompok perompak yang berjarak sekitar tiga mil dari garis pantai Somalia.

"Kurang lebih 30 orang sekarang perompaknya karena memang sudah dekat dengan markasnya," katanya.

Keluarga Harap Pemerintah Bertindak Cepat

Santi mengaku sempat mengkhawatirkan keamanan suaminya sebelum keberangkatan ke Somalia, mengingat wilayah tersebut dikenal rawan pembajakan kapal.

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca