Fernando Alonso Kini 44 Tahun, Belum Mau Pensiun dari F1

fin.co.id - 27/04/2026, 09:06 WIB

Fernando Alonso Kini 44 Tahun, Belum Mau Pensiun dari F1

Fernando Alonso, Image: @fernandoalo_oficial / Instagram

fin.co.id - Di usia yang sudah menyentuh 44 tahun, Fernando Alonso justru masih menunjukkan satu hal yang jarang dimiliki pembalap lain: ambisi yang belum padam. Ketika banyak rival seangkatannya sudah lama meninggalkan lintasan, Alonso tetap berdiri di grid, bersaing dengan generasi yang bahkan tumbuh dengan menonton dirinya.

Perjalanan Panjang yang Belum Usai

Formula 1 bukan sekadar ajang balap bagi Alonso. Ini adalah panggung hidupnya sejak debut pada awal 2000-an. Ia pernah mencapai puncak bersama Renault F1 Team, meraih dua gelar juara dunia yang hingga kini tetap menjadi bagian penting dalam sejarah F1 modern.

Namun yang membuat kisahnya berbeda bukan hanya soal gelar, melainkan konsistensi. Setelah sempat meninggalkan F1 dan menjajal berbagai ajang seperti Le Mans dan IndyCar, Alonso kembali lagi. Bukan sekadar nostalgia, tetapi untuk benar-benar bersaing.

Seperti yang pernah ia ungkapkan dalam berbagai wawancara, “Selama saya masih merasa cepat dan kompetitif, tidak ada alasan untuk berhenti.” Pernyataan ini bukan sekadar kata-kata, tetapi tercermin dari performanya di lintasan.

Masih Kompetitif di Tengah Generasi Baru

Saat ini Alonso membela Aston Martin F1 Team, tim yang dalam beberapa musim terakhir mulai menunjukkan peningkatan performa. Meski tidak selalu berada di posisi terdepan, Alonso tetap mampu mencuri perhatian dengan strategi balap yang matang dan kemampuan membaca situasi yang luar biasa.

Ia bersaing dengan nama-nama muda seperti Max Verstappen dan Charles Leclerc, yang usianya terpaut jauh. Namun di lintasan, perbedaan usia itu seolah menghilang. Pengalaman Alonso justru menjadi senjata utama.

Dalam dunia F1 modern yang sangat bergantung pada teknologi dan fisik prima, bertahan hingga usia 40-an adalah pencapaian langka. Banyak pembalap memilih pensiun lebih awal karena tuntutan fisik dan mental yang ekstrem.

Antara Passion dan Ketahanan Fisik

Bertahan di F1 bukan hanya soal skill, tetapi juga kondisi tubuh. Alonso dikenal sebagai salah satu pembalap dengan disiplin fisik tinggi. Latihan intens, pola makan ketat, dan manajemen energi menjadi kunci utama.

Ia pernah menyebut bahwa tubuhnya masih mampu mengikuti ritme balap modern. Ini diperkuat dengan data performa yang menunjukkan bahwa reaksinya masih berada di level elite.

Fenomena ini sebenarnya tidak sepenuhnya unik dalam olahraga. Beberapa atlet lintas cabang juga mampu bertahan di usia senja karier, berkat pendekatan ilmiah terhadap kebugaran dan recovery. Alonso adalah contoh nyata bagaimana sains olahraga modern memperpanjang usia kompetitif seorang atlet.

Belum Ada Tanda Pensiun

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID