Internasional . 22/04/2026, 14:13 WIB

Ledakan Pabrik Petasan di India Tewaskan 13 Orang

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

fin.co.id - Ledakan besar mengguncang sebuah pabrik petasan di wilayah Kerala, India, dan menewaskan sedikitnya 13 orang. Peristiwa ini kembali menyoroti risiko tinggi dalam industri kembang api yang selama ini dikenal rawan kecelakaan.

Insiden tragis tersebut terjadi saat aktivitas produksi dan penyimpanan bahan peledak tengah berlangsung. Dalam waktu singkat, kobaran api dan ledakan beruntun menghancurkan area pabrik serta menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Kronologi Ledakan yang Mematikan

Menurut laporan awal, ledakan diduga berasal dari bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan petasan. Bahan-bahan tersebut dikenal sangat mudah terbakar dan sensitif terhadap panas maupun percikan api kecil.

Seorang pejabat setempat, K Gireesh Kumar, menyebut bahwa pihak pengelola memiliki izin untuk menyimpan hingga 2.000 kilogram bahan petasan untuk setiap pertunjukan. Namun, investigasi masih berlangsung untuk memastikan apakah prosedur penyimpanan dan keselamatan telah dipatuhi sepenuhnya.

Ledakan yang terjadi tidak hanya satu kali, tetapi disusul oleh beberapa ledakan lanjutan yang memperparah kerusakan dan memperbesar jumlah korban. Warga sekitar dilaporkan panik dan berusaha menyelamatkan diri saat suara dentuman keras terdengar berulang kali.

Respons Pemerintah dan Bantuan Korban

Pemerintah setempat langsung bergerak cepat menangani situasi darurat. Kepala Menteri Kerala, Pinarayi Vijayan, menyatakan bahwa tim medis tambahan akan didatangkan dari luar wilayah jika diperlukan untuk menangani korban luka bakar serius.

Perdana Menteri Narendra Modi juga mengumumkan bantuan finansial bagi para korban. Keluarga korban meninggal akan menerima santunan sebesar 200.000 rupee, sementara korban luka-luka mendapatkan 50.000 rupee.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab negara sekaligus untuk meringankan beban keluarga yang terdampak.

Industri Petasan dan Risiko yang Terus Berulang

Ledakan di pabrik petasan bukanlah hal baru di India. Industri ini sebagian besar bersifat informal dan sering beroperasi dengan standar keselamatan yang minim. Kondisi tempat kerja yang sempit, penggunaan bahan kimia berbahaya, serta kurangnya pengawasan menjadi kombinasi yang memicu kecelakaan fatal.

Wilayah seperti Sivakasi di Tamil Nadu dikenal sebagai pusat produksi petasan terbesar di India. Namun, kawasan ini juga sering diberitakan karena kecelakaan serupa yang menelan korban jiwa.

Permintaan tinggi terhadap petasan, terutama saat festival seperti Diwali, sering kali membuat pelaku industri mengabaikan aspek keselamatan demi memenuhi target produksi. Situasi ini memperbesar risiko ledakan yang dapat terjadi kapan saja.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id