Sport . 22/04/2026, 09:22 WIB

Kritik Verstappen Berbuah Hasil, FIA Revisi Regulasi Power Unit F1

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

fin.co.id - Gelombang kritik dari para pembalap akhirnya berujung pada perubahan nyata. Max Verstappen menjadi salah satu suara paling lantang yang menyoroti arah regulasi mesin Formula 1, dan kini FIA resmi merespons dengan revisi aturan power unit yang mulai berlaku di GP Miami.

Perubahan ini tidak muncul tiba-tiba. Dalam beberapa seri awal musim, banyak pihak menilai regulasi baru—terutama yang berkaitan dengan manajemen energi—membuat balapan terasa kurang alami. Pembalap tidak lagi sepenuhnya fokus pada kecepatan, melainkan harus terus mengatur konsumsi energi.

Kritik Verstappen yang Menjadi Sorotan

Sejak awal musim, Verstappen secara terbuka mengungkapkan kekhawatirannya terhadap arah teknis Formula 1. Ia menilai bahwa terlalu banyak aspek balapan yang kini bergantung pada pengelolaan energi, bukan kemampuan murni mengemudi.

Dalam berbagai kesempatan, ia menekankan bahwa:

  • Mobil sering kehilangan tenaga di lintasan lurus karena fenomena yang dikenal sebagai superclipping

  • Pembalap dipaksa “menghemat” daripada mendorong batas maksimal

  • Balapan menjadi kurang menarik secara kompetitif

Pernyataan ini bukan sekadar opini pribadi. Banyak pembalap lain diam-diam memiliki pandangan serupa, meskipun tidak semuanya menyampaikannya secara terbuka. Kritik tersebut kemudian menjadi bahan diskusi serius antara FIA, tim, dan produsen mesin.

FIA Bergerak Cepat Melakukan Evaluasi

FIA tidak tinggal diam. Dalam jeda kalender yang tak terduga, diskusi intensif dilakukan sepanjang April untuk mengevaluasi dampak regulasi yang ada.

Hasilnya adalah kesepakatan bulat dari seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan penyesuaian. Ini menunjukkan bahwa kritik pembalap, termasuk Verstappen, benar-benar didengar dan dipertimbangkan secara serius.

Beberapa poin penting revisi tersebut meliputi:

  • Pengurangan batas maksimum recharge energi untuk mengurangi beban manajemen

  • Peningkatan daya saat fase superclip agar mobil tetap kompetitif di lintasan lurus

  • Penyesuaian distribusi tenaga MGU-K untuk menjaga keseimbangan performa

  • Pembatasan boost agar tidak menciptakan perbedaan kecepatan ekstrem antar mobil

Langkah ini bertujuan mengembalikan esensi balapan: kecepatan, duel, dan konsistensi performa.

Fokus pada Balapan Lebih Natural dan Aman

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id