Lagu Lighter untuk Piala Dunia 2026 Tuai Pro dan Kontra dari Fans

fin.co.id - 08/04/2026, 12:00 WIB

Lagu Lighter untuk Piala Dunia 2026 Tuai Pro dan Kontra dari Fans

Piala Dunia 2026, Image: FIFA

fin.co.id - Lagu Lighter resmi diperkenalkan sebagai bagian dari perayaan menuju Piala Dunia 2026. Alih alih langsung disambut meriah seperti lagu lagu turnamen sebelumnya, karya ini justru memicu perdebatan. Sebagian memuji keberaniannya, sementara yang lain mempertanyakan apakah ini benar benar cocok sebagai lagu sepak bola terbesar di dunia.

Kolaborasi Dua Musisi Beda Dunia

Lighter mempertemukan Jelly Roll dan Carin Leon dalam satu lagu. Kombinasi ini terdengar seperti eksperimen berani, mempertemukan nuansa country rock Amerika dengan warna musik regional Meksiko.

Pilihan ini selaras dengan identitas Piala Dunia 2026 yang akan digelar di tiga negara yaitu Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Sebuah simbol bahwa turnamen ini memang ingin tampil lebih global dan inklusif.

Namun tentu saja, ketika dua dunia musik disatukan, hasilnya tidak selalu langsung terasa pas di telinga semua orang.

Lagu Pembuka Era Baru FIFA

Piala Dunia kali ini tidak lagi bergantung pada satu lagu utama. FIFA memilih pendekatan baru melalui album resmi yang berisi banyak lagu dari berbagai artis dunia.

Lighter menjadi pembuka dari konsep ini. Sebuah keputusan yang terdengar ambisius sekaligus berisiko. Jika berhasil, ini akan menjadi standar baru. Jika gagal, kritiknya juga akan terasa jauh lebih keras.

Lagu ini menggunakan dua bahasa yaitu Inggris dan Spanyol, mencerminkan realitas budaya Amerika Utara. Temanya tentang kebebasan dan perasaan lega, seperti seseorang yang akhirnya bisa melepaskan beban hidup.

Dalam salah satu potongan liriknya tergambar jelas nuansa tersebut

Never felt this free before
Like I am floating off the floor
Good Lord I'm feeling lighter

Kalimat sederhana yang terdengar ringan, tapi ironisnya justru memicu perdebatan yang tidak ringan sama sekali.

Pro dan Kontra dari Fans

Reaksi publik terhadap Lighter bisa dibilang cukup kontras. Sebagian menganggap lagu ini segar dan berbeda, tidak terjebak dalam formula lama yang itu itu saja.

Namun di sisi lain, kritik juga datang tanpa ragu. Banyak yang merasa lagu ini kurang memiliki energi stadion, sesuatu yang biasanya menjadi ciri khas lagu Piala Dunia seperti Waka Waka atau lagu lagu sebelumnya.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID