Desakan Gunakan Amandemen ke-25 Menguat, Donald Trump Dituding “Tak Waras” dan Terancam Digulingkan
Kondisi politik di Amerika Serikat kembali memanas setelah muncul desakan agar Presiden Donald Trump dihentikan dari jabatannya.
Survei dari Napolitan News Service yang dilakukan oleh RMG Research terhadap 3.000 pemilih terdaftar menemukan:
-
40 persen responden mendukung kinerja Trump
-
58 persen tidak disetujui
-
1 persen tidak memiliki pendapat
Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan survei sebelumnya pada Maret 2026 yang mencatat tingkat persetujuan 45 persen .
Penurunan ini membuat tingkat persetujuan bersih Trump turun dari -9 poin menjadi -18 poin hanya dalam waktu kurang dari satu bulan.
Sementara itu, jajak pendapat CNN menunjukkan tingkat persetujuan Trump bahkan lebih rendah, yakni hanya 35 persen , dengan tingkat ketidaksetujuan mencapai 64 persen .
Baca Juga
Menyanggapi berbagai kritik tersebut, juru bicara Gedung Putih Davis Ingle menegaskan bahwa kemenangan Trump dalam pemilu adalah bukti dukungan rakyat Amerika.
Merujuk pada hasil pemilu presiden 5 November 2024 , di mana hampir 80 juta pemilih memberikan suara kepada Trump.
Menurutnya, Trump telah menghasilkan banyak kebijakan yang menguntungkan rakyat Amerika, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga pengendalian inflasi. (*)