Internasional . 24/03/2026, 11:34 WIB
fin.co.id - Sebuah tragedi besar mengguncang Kolombia setelah pesawat militer jenis C-130 Hercules jatuh sesaat setelah lepas landas di wilayah selatan negara tersebut. Insiden ini menewaskan sedikitnya 66 orang dan menjadi salah satu kecelakaan paling mematikan dalam sejarah Angkatan Udara Kolombia.
Pesawat yang digunakan untuk mengangkut personel militer itu dilaporkan jatuh di dekat wilayah Puerto Leguízamo, sebuah daerah yang berada di perbatasan Kolombia dengan Peru. Lokasi yang terpencil membuat proses evakuasi berlangsung sulit, sementara tim penyelamat harus bergerak cepat untuk mencari korban selamat di tengah puing-puing yang masih berasap.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan kepulan asap tebal membumbung tinggi dari lokasi kejadian, sementara kendaraan militer dan warga setempat terlihat berusaha memberikan pertolongan pertama kepada korban yang selamat.
Pesawat tersebut diketahui membawa lebih dari 100 orang, termasuk prajurit, awak pesawat, serta personel keamanan lainnya. Tak lama setelah lepas landas, pesawat mengalami masalah serius yang menyebabkan jatuhnya pesawat dalam waktu singkat.
Menurut pejabat militer, kebakaran terjadi di dalam pesawat dan memicu ledakan, terutama karena adanya amunisi yang ikut diangkut dalam penerbangan tersebut. Ledakan ini memperparah dampak kecelakaan dan menyulitkan upaya penyelamatan.
Menteri Pertahanan Kolombia, Pedro Sánchez, menyebut insiden ini sebagai “kecelakaan tragis saat pesawat sedang menjalankan misi penting mengangkut pasukan keamanan negara.” Ia juga menegaskan bahwa investigasi menyeluruh akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Presiden Kolombia, Gustavo Petro, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa ini. Dalam pernyataannya, ia menyebut kecelakaan tersebut sebagai kejadian yang seharusnya tidak terjadi.
Ia juga menyinggung adanya hambatan birokrasi yang selama ini memperlambat modernisasi peralatan militer, termasuk pesawat angkut yang digunakan oleh angkatan bersenjata. Menurutnya, keselamatan personel harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh dikorbankan oleh keterlambatan administratif.
“Nyawa para prajurit kita dipertaruhkan. Tidak boleh ada lagi penundaan,” demikian inti pesan yang disampaikan Presiden dalam pernyataan resminya.
Tim penyelamat yang dikerahkan ke lokasi kejadian bekerja dalam kondisi sulit, mengingat medan yang cukup terpencil dan minim akses. Beberapa korban luka dilaporkan berhasil dievakuasi menggunakan kendaraan darurat, bahkan ada yang diangkut menggunakan sepeda motor oleh warga setempat menuju fasilitas kesehatan terdekat.
Sementara itu, pihak militer bersama otoritas penerbangan mulai melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab utama kecelakaan. Fokus utama penyelidikan mencakup kemungkinan kegagalan teknis, kesalahan operasional, hingga faktor eksternal yang mungkin memengaruhi penerbangan.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id