Internasional . 23/03/2026, 09:16 WIB

Banjir Dahsyat Hantam Hawaii, Kerugian Tembus Rp15 Triliun

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

fin.co.id - Hawaii yang selama ini dikenal sebagai destinasi tropis dengan pantai indah mendadak berubah menjadi kawasan bencana. Dua badai berturut-turut mengguyur wilayah tersebut, membawa curah hujan ekstrem hingga mencapai 127 cm di beberapa titik.

Pulau Oahu menjadi salah satu wilayah paling terdampak. Air banjir berwarna cokelat pekat menenggelamkan jalanan, kendaraan, hingga permukiman warga. Banyak orang terjebak di rumah mereka, sementara sebagian lainnya harus diselamatkan dalam kondisi darurat.

Gubernur Hawaii menyebut kerugian akibat bencana ini telah menembus angka 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp15 triliun. Nilai tersebut diperkirakan masih bisa bertambah seiring proses pendataan yang belum selesai.

Evakuasi Dramatis dan Warga Terjebak

Situasi darurat memaksa tim penyelamat bekerja tanpa henti. Beberapa kamp warga dilaporkan harus dievakuasi karena terendam air, sementara penjaga pantai menyelamatkan orang-orang yang terseret hingga ke laut.

“Orang-orang terjebak oleh air, bahkan ada yang harus diselamatkan dari puing-puing di lautan,” ujar pejabat setempat.

Di wilayah Wahiawa, seorang warga menceritakan pengalaman mencekam saat air tiba-tiba masuk ke rumahnya tengah malam.

“Sekitar pukul 00.30 saya bangun dan lantai sudah basah. Saat membuka pintu kamar, air langsung menerjang masuk,” katanya.

Air bahkan menghancurkan pagar dan pintu rumahnya. Dalam hitungan menit, ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

“Kami kehilangan semuanya,” ujarnya dengan nada putus asa.

Infrastruktur Lumpuh dan Ancaman Masih Berlanjut

Banjir tidak hanya merusak permukiman, tetapi juga melumpuhkan infrastruktur penting. Sejumlah jalan utama terpaksa ditutup akibat genangan air deras dan longsoran batu.

Di Pulau Maui, salah satu jalan raya sempat tidak bisa dilalui karena arus air yang sangat kuat. Meski sudah dibuka kembali, kondisi masih belum sepenuhnya aman.

Pihak berwenang juga sempat mengkhawatirkan bendungan berusia lebih dari 100 tahun di Wahiawa yang berpotensi meluap. Warga di sekitar lokasi sempat diperintahkan untuk mengungsi, meski kondisi air kini mulai stabil.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id