Kesehatan . 15/03/2026, 12:11 WIB
fin.co.id - Pernahkah kamu mendapati bercak kebiruan di lengan atau kaki secara tiba-tiba? Padahal, kamu merasa tidak pernah terbentur benda keras atau jatuh. Munculnya lebam secara misterius bisa jadi bukan sekadar kebetulan, melainkan alarm darurat dari tubuh kamu mengenai kondisi kesehatan yang sedang tidak baik-baik saja.
Banyak orang mengira memar hanyalah efek kelelahan atau dijilat setan dalam mitos lokal. Namun, dalam dunia medis, munculnya lebam secara spontan bisa mengindikasikan gangguan serius, mulai dari kekurangan nutrisi hingga gejala awal penyakit kronis. Jika kamu sering mengalaminya, segera simak ulasan mendalam ini sebelum terlambat.
Banyak orang tidak menyadari bahwa konsumsi obat rutin bisa memicu kulit mudah lebam. Obat pengencer darah seperti aspirin atau warfarin menghambat kemampuan darah untuk membeku. Selain itu, penggunaan kortikosteroid dalam jangka panjang juga menipiskan kulit, sehingga pembuluh darah lebih mudah pecah bahkan hanya karena tekanan ringan.
Tubuh memerlukan "bahan baku" yang tepat untuk menjaga elastisitas pembuluh darah. Kekurangan Vitamin C dapat menyebabkan penyakit kudis yang melemahkan jaringan ikat. Sementara itu, kekurangan Vitamin K menghambat proses pembekuan darah. Jika kamu jarang mengonsumsi sayuran hijau atau buah-buahan sitrus, jangan kaget jika memar sering muncul tanpa diundang.
Seiring bertambahnya usia, lapisan lemak pelindung dan produksi kolagen pada kulit akan menurun drastis. Kondisi ini membuat pembuluh darah kehilangan bantalan pelindungnya. Akibatnya, benturan kecil yang dulunya tidak berbekas, kini langsung meninggalkan jejak memar yang lebar pada lansia.
Penyakit genetik atau gangguan fungsi trombosit bisa menyebabkan darah sulit berhenti mengalir. Kondisi seperti Penyakit Von Willebrand membuat penderitanya sangat mudah mengalami lebam dan pendarahan hebat bahkan hanya karena luka kecil.
Jangan panik dulu, tapi kamu harus tahu bahwa salah satu gejala awal leukemia adalah munculnya memar di lokasi yang tidak biasa, seperti punggung atau dada. Ini terjadi karena sel kanker menyerang sumsum tulang, tempat produksi trombosit yang berfungsi membekukan darah. Jika jumlah trombosit anjlok, tubuh akan kehilangan pertahanan terhadap pendarahan internal.
Jangan tunggu sampai kondisi fisik drop. Memar mungkin terlihat seperti masalah estetika kulit semata, namun ia adalah jendela untuk melihat apa yang terjadi di dalam aliran darahkamu. Tetap waspada dan konsultasikan dengan dokter jika lebam tidak kunjung hilang dalam waktu dua minggu.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id