Teheran Dilanda Hujan Hitam usai Serangan Udara ke Kilang Minyak

fin.co.id - 11/03/2026, 09:09 WIB

Teheran Dilanda Hujan Hitam usai Serangan Udara ke Kilang Minyak

Ilustrasi Hujan Hitam, Image: DALL·E 3

Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan kekhawatiran besar terhadap dampak kesehatan dari polusi akibat kebakaran fasilitas minyak.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, memperingatkan bahwa kerusakan pada fasilitas energi dapat mencemari udara, air, dan makanan.

Ia mengatakan bahwa paparan polutan dalam skala besar berpotensi sangat berbahaya terutama bagi:

  • Anak-anak

  • Lansia

  • Orang dengan penyakit pernapasan

  • Individu dengan kondisi kesehatan kronis

Para peneliti juga memperingatkan bahwa paparan partikel halus dari kebakaran minyak dapat berdampak langsung pada paru-paru.

Profesor epidemiologi lingkungan Anna Hansell dari University of Leicester menjelaskan bahwa partikel tersebut dapat menyebabkan gangguan pernapasan dalam jangka pendek serta meningkatkan risiko penyakit kronis dalam jangka panjang.

Polusi Bisa Bertahan Lama

Walaupun hujan dan angin dapat membantu mengurangi polusi di udara, dampak lingkungan dari kebakaran minyak tidak selalu hilang dengan cepat.

Partikel berbahaya dapat:

  • Mengendap di tanah dan permukaan kota

  • Masuk ke sungai dan saluran air

  • Terangkat kembali ke udara ketika tanah mengering dan tertiup angin

Hal ini berarti dampak polusi dapat berlangsung dalam jangka panjang, bahkan setelah kebakaran berhasil dipadamkan.

Kesimpulan

Fenomena hujan hitam di Teheran menunjukkan bagaimana konflik bersenjata dapat menimbulkan dampak lingkungan yang serius. Serangan terhadap fasilitas minyak tidak hanya memicu kebakaran besar, tetapi juga melepaskan berbagai polutan berbahaya ke atmosfer.

Para ilmuwan menilai skala polusi yang muncul sangat tidak biasa, terutama karena terjadi di wilayah perkotaan padat dengan jutaan penduduk. Selain mencemari udara, polutan tersebut berpotensi memasuki tanah dan sumber air melalui hujan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa dampak konflik tidak hanya dirasakan melalui kerusakan fisik, tetapi juga melalui ancaman jangka panjang terhadap kesehatan manusia dan lingkungan.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID