Sport . 26/02/2026, 07:22 WIB

Sempat Dilarang, Suporter Skotlandia Boleh Pakai Baju Adat 'Kilt' Lengkap di Piala Dunia 2026

Penulis : Lina
Editor : Lina

fin.co.id – Keinginan suporter Timnas Skotlandia untuk tampil totalitas dengan baju adat "rok" kilt di ajang Piala Dunia 2026 akhirnya mendapat lampu hijau dari FIFA. Sebelumnya, penggunaan busana tradisional ini sempat terganjal aturan keamanan ketat di Amerika Serikat terkait larangan membawa tas tertentu ke dalam stadion.

Masalah utama sebenarnya bukan terletak pada kilt atau rok kotak-kotak yang mereka kenakan, melainkan pada aksesoris wajibnya yang bernama Sporran. Karena kilt didesain tanpa saku, para pria Skotlandia mengandalkan sporran—kantong kecil dari kulit atau bulu yang digantung di pinggang untuk menyimpan barang pribadi seperti dompet dan ponsel.

Benturan dengan Aturan Keamanan Amerika Serikat

Sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko, Amerika Serikat menerapkan kebijakan tas transparan (clear bag policy). Aturan ini melarang penonton membawa tas yang tidak tembus pandang atau yang ukurannya melebihi standar kecil yang ditetapkan pihak keamanan.

Sporran milik suporter Skotlandia rata-rata berukuran dua kali lipat lebih besar dari batas izin dan jelas tidak transparan. Hal inilah yang sempat memicu kekhawatiran bahwa ribuan suporter berjuluk Tartan Army tersebut akan tertahan di gerbang stadion saat ingin mendukung tim kesayangan mereka.

"FIFA telah mengonfirmasi bahwa sporran akan tetap diizinkan masuk ke stadion. Meski begitu, para suporter tetap harus melewati prosedur pemeriksaan manual oleh petugas keamanan," ungkap juru bicara Asosiasi Sepak Bola Skotlandia (SFA), Graeme Thewliss, Rabu waktu setempat.

Edukasi Petugas Stadion di Boston dan Miami

Langkah FIFA ini juga diikuti dengan komitmen SFA untuk mengedukasi staf stadion, terutama di Boston dan Miami yang menjadi lokasi pertandingan Skotlandia. Tujuannya agar tidak ada lagi petugas yang menganggap sporran sebagai tas mencurigakan, melainkan bagian integral dari pakaian budaya.

Skotlandia sendiri tergabung dalam Grup C bersama Brasil, Maroko, dan Haiti. Penampilan ini menjadi sangat spesial karena merupakan pertama kalinya Skotlandia lolos ke Piala Dunia sejak 1998. Dengan izin resmi ini, tribun stadion dipastikan akan semakin meriah dengan tarian dan busana unik para suporter Skotlandia tanpa perlu khawatir melanggar aturan keamanan.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id