Ragam . 23/02/2026, 12:20 WIB

Makan Pedas Saat Buka Puasa: Nikmat di Lidah, Amankah bagi Lambung?

Penulis : Wanda Afifah
Editor : Wanda Afifah

Mulailah berbuka dengan air putih hangat dan buah kurma. Kandungan serat dan gula alami pada kurma membantu menenangkan dinding lambung. Setelah jeda sekitar 15-30 menit, kamu baru boleh mengonsumsi makanan berat dengan tingkat kepedasan yang rendah. Hindari langsung mengonsumsi pedas saat perut benar-benar kosong di waktu berbuka maupun sahur.

Selain itu, perbanyak konsumsi air putih untuk menetralkan sisa-sisa capsaicin dalam saluran pencernaan. Produk olahan susu seperti yogurt juga sangat efektif untuk meredakan rasa terbakar karena protein kasein di dalamnya mampu mengikat capsaicin dan membawanya pergi dari reseptor saraf di lidah dan perut.

Jadi, makan pedas saat puasa aman atau tidak? Jawabannya sangat bergantung pada kondisi fisik masing-masing individu dan cara mengonsumsinya. Bagi pemilik lambung sensitif, tindakan ini sangat tidak disarankan karena risiko inflamasi yang tinggi. Namun bagi kamu yang sehat, konsumsi pedas tetap diperbolehkan asalkan dalam porsi yang wajar dan tidak dilakukan saat perut benar-benar kosong.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id