fin.co.id - Jan Breydel Stadium akan menjadi saksi bisu pertarungan sengit antara tuan rumah Club Brugge melawan raksasa Spanyol, Atletico Madrid. Kedua tim akan bentrok dalam laga leg pertama babak play-off fase gugur Liga Champions 2025/2026 pada Kamis 19 Februari 2026 dini hari pukul 03.00 WIB. Pertandingan ini menjadi krusial karena pemenangnya akan mengamankan satu tempat di babak 16 besar kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut.
Pencinta sepak bola di tanah air dapat menyaksikan perjuangan kedua tim melalui layanan live streaming Vidio. Laga ini diprediksi berjalan panas mengingat kedua tim memiliki ambisi besar untuk terus melaju di panggung Eropa, terutama setelah format liga baru menuntut ketahanan fisik dan taktik yang lebih prima.
Jika menilik sejarah pertemuan kedua tim di kompetisi resmi UEFA, baik Club Brugge maupun Atletico Madrid memiliki catatan yang sama kuat. Dari delapan kali pertemuan sebelumnya, masing-masing tim berhasil mengamankan tiga kemenangan, sementara dua laga lainnya berakhir dengan skor imbang.
Kenangan manis masih melekat di benak pendukung Club Brugge saat mereka bersua Atletico pada fase grup Liga Champions musim 2022/2023. Kala itu, wakil Belgia ini tampil mengejutkan dengan mengunci kemenangan 2-0 di kandang sendiri. Mereka kemudian berhasil menahan imbang Los Rojiblancos tanpa gol di Madrid. Catatan sejarah ini tentu menjadi suntikan moral berharga bagi Club Brugge untuk mengulang kesuksesan serupa di hadapan pendukung sendiri.
Musim ini, Club Brugge menjelma menjadi tim yang sangat agresif saat bermain di markas mereka. Mereka tercatat mampu merepotkan tim-tim besar Eropa di Jan Breydel. Salah satu pencapaian paling mencolok adalah keberhasilan mereka menahan imbang raksasa Spanyol, Barcelona, dengan skor dramatis 3-3. Tidak hanya itu, mereka juga sukses menghajar Marseille untuk memastikan langkah ke babak 24 besar fase liga.
Di kompetisi domestik, performa skuat asuhan Nicky Hayen ini juga tengah menanjak. Mereka baru saja memenangi laga derby kontra Cercle Brugge dengan skor 2-1, yang kemudian berlanjut dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Standard Liege. Rentetan kemenangan ini menunjukkan bahwa lini serang Brugge tengah berada dalam kondisi yang sangat tajam.
Lini tengah mereka yang dipimpin oleh sang kapten Hans Vanaken menjadi kunci permainan. Visi bermain Vanaken dalam mengalirkan bola ke sisi sayap yang dihuni pemain cepat seperti Carlos Forbs akan menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Atletico Madrid yang dikenal disiplin.
Di sisi lain, Atletico Madrid datang ke Belgia dengan membawa tren yang cukup membingungkan. Skut asuhan Diego Simeone ini tengah mengalami masa sulit di kompetisi domestik, La Liga. Mereka secara mengejutkan menelan dua kekalahan beruntun dari tim semenjana seperti Rayo Vallecano dan Real Betis.
Namun, anomali terjadi saat Atletico bermain di ajang turnamen atau piala. Meski terseok di liga, mereka justru tampil menggila di Copa del Rey. Atletico sukses menghancurkan Betis dengan skor telak 5-0 di babak perempat final. Bahkan, mereka sanggup melumat Barcelona dengan skor 4-0 pada leg pertama semifinal.
Kondisi ini menunjukkan bahwa Atletico Madrid tetaplah tim yang berbahaya dalam format turnamen gugur. Diego Simeone dikenal sebagai pelatih yang sangat efektif dalam menerapkan strategi reaktif. Mereka sering kali membiarkan lawan menguasai bola, namun mematikan lewat serangan balik cepat yang dipimpin oleh Julian Alvarez.
Baca Juga
Kondisi Skuad dan Prediksi Starting XI
Menjelang laga ini, Club Brugge kemungkinan besar harus kehilangan dua pemain mudanya, Dani van den Heuvel dan Lynnt Audoor, yang masih dalam kondisi meragukan. Namun, absennya kedua pemain tersebut tidak akan mengganggu struktur utama tim. Hayen diprediksi tetap menurunkan formasi menyerang dengan tumpuan pada trio Carlos Forbs, Romeo Vermant, dan Mamadou Diakhon di lini depan.
Sementara itu, Atletico Madrid harus tampil tanpa gelandang enerjik Pablo Barrios yang mengalami cedera paha. Meski kehilangan Barrios, Simeone masih memiliki stok pemain tengah berkualitas. Jan Oblak tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang untuk memimpin barisan pertahanan yang dikawal oleh Nahuel Molina dan David Hancko.
Di sektor serang, kehadiran Julian Alvarez dan Alexander Sorloth akan didukung oleh pergerakan lincah Ademola Lookman. Kombinasi fisik Sorloth dan kecepatan Alvarez diprediksi akan merepotkan duet bek tengah Brugge, Joel Ordonez dan Brandon Mechele.
Club Brugge (4-3-3): Mignolet; Sabbe, Ordonez, Mechele, Seys; Stankovic, Onyedika, Vanaken; Forbs, Vermant, Diakhon