Serba Serbi Ramadhan . 18/02/2026, 11:56 WIB

5 Jenis Makanan Penyebab Haus Berlebih yang Harus Dihindari Saat Sahur

Penulis : Wanda Afifah
Editor : Wanda Afifah

fin.co.id - Momen sahur menjadi kunci utama agar tubuh tetap prima saat menjalankan ibadah puasa seharian penuh. Namun, banyak orang seringkali melakukan kesalahan fatal saat memilih menu makanan di waktu dini hari.

Bukannya memberikan energi yang awet, beberapa jenis hidangan justru menjadi bumerang yang memicu dehidrasi ekstrem dan rasa haus yang mencekik sebelum waktu Zuhur tiba. Jika kamu tidak ingin tersiksa oleh dahaga yang berlebihan, sebaiknya mulai selektif dalam menyusun daftar menu sahur keluarga mulai hari ini.

Daftar Makanan Penyebab Haus Berlebih

1. Gorengan dan Makanan Berminyak

Siapa yang bisa menolak bakwan atau tahu isi saat berbuka atau bahkan sahur? Sayangnya, gorengan mengandung lemak trans yang tinggi. Lemak ini cenderung memperlambat proses pencernaan dan memicu kenaikan suhu tubuh internal. Selain itu, lapisan minyak pada tenggorokan sering kali meninggalkan sensasi kering yang membuat kamu ingin terus-menerus meminum air.

2. Makanan Olahan dengan Kadar Garam (Natrium) Tinggi

Mi instan, sosis, nugget, dan keripik adalah musuh utama hidrasi. Natrium memiliki sifat mengikat air. Semakin banyak garam yang kamu konsumsi saat sahur, semakin banyak pula air yang ditarik dari sel tubuh kamu. Inilah alasan mengapa mulut terasa sangat pahit dan kering setelah mengonsumsi makanan instan. Sebaiknya, kurangi penggunaan garam dapur dan bumbu penyedap instan secara berlebihan.

3. Makanan dan Minuman yang Terlalu Manis

Banyak yang beranggapan bahwa mengonsumsi gula saat sahur bisa memberikan energi tambahan. Padahal, lonjakan gula darah yang tiba-tiba akan diikuti oleh penurunan yang cepat (sugar crash). Selain itu, metabolisme gula memerlukan banyak air. Jika kamu mengonsumsi kolak atau teh manis yang sangat pekat saat sahur, jangan kaget jika pada pukul 10 pagi kamu sudah merasa sangat kehausan.

4. Makanan Pedas yang Menggoda

Sambal memang meningkatkan nafsu makan, terutama bagi masyarakat Indonesia. Namun, rasa pedas dari kapsaisin dapat meningkatkan suhu tubuh dan memicu keringat. Secara otomatis, tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Selain risiko sakit perut atau mulas, makanan pedas menjadi alasan utama mengapa tenggorokan terasa terbakar sepanjang hari selama bulan Ramadan.

5. Minuman Berkafein

Kopi dan teh memang nikmat, tapi keduanya bersifat diuretik. Artinya, kafein merangsang ginjal untuk mengeluarkan air lebih banyak melalui urine. Jika kamu meminum kopi saat sahur, kamu akan lebih sering ke kamar mandi, yang berarti cadangan cairan tubuh kamu terbuang sia-sia sebelum siang hari tiba.

Dengan menghindari lima jenis makanan di atas, kamu bisa menjalankan ibadah dengan lebih nyaman, fokus, dan bebas dari rasa lemas akibat dehidrasi dini. Yuk, mulai kurangi gorengan dan beralih ke pilihan yang lebih sehat!

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id