Lifestyle . 11/02/2026, 18:26 WIB
Pada periode tersebut, cheongsam menjadi ikon perempuan urban yang anggun dan berpendidikan.
Cheongsam memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari busana lain:
Material yang digunakan pun beragam. Untuk acara formal, sutra dan brokat menjadi pilihan utama. Sementara untuk penggunaan kasual, katun atau bahan ringan lebih sering dipilih.
Pemilihan bahan dan motif biasanya disesuaikan dengan musim, tingkat formalitas, serta makna simbolik yang ingin disampaikan.
Lebih dari sekadar pakaian, cheongsam merepresentasikan identitas budaya perempuan Tionghoa.
Siluetnya yang anggun mencerminkan kelembutan, sementara detail desainnya menunjukkan kedisiplinan dan estetika tradisional.
Di tengah arus globalisasi, generasi muda mulai mengadaptasi cheongsam dengan sentuhan modern, seperti memendekkan panjangnya, mengubah motif, atau memadukannya dengan aksesori kontemporer.
Meski mengalami modifikasi, esensi budayanya tetap dipertahankan.
Hingga kini, cheongsam tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Imlek. Ia bukan hanya busana seremonial, tetapi simbol kesinambungan tradisi.
Dalam setiap jahitan dan motifnya tersimpan pesan:
Karena itu, saat seorang perempuan Tionghoa mengenakan cheongsam di hari Imlek, ia tidak sekadar berdandan. Ia sedang membawa cerita sejarah panjang dan doa yang diwariskan turun-temurun.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id