Masih Punya Utang Puasa? Ini Tata Cara Bayar Fidyah Ramadan yang Sah & Benar

fin.co.id - 10/02/2026, 22:04 WIB

Masih Punya Utang Puasa? Ini Tata Cara Bayar Fidyah Ramadan yang Sah & Benar

Masih Punya Utang Puasa? Ini Tata Cara Bayar Fidyah Ramadan yang Sah & Benar

  • ± 0,75 kilogram bahan makanan pokok
  • Kurang lebih seukuran dua telapak tangan orang dewasa yang ditengadahkan

Pendapat Mazhab Hanafi

Mazhab Hanafi menetapkan fidyah sebesar ½ sha’, setara dengan:

Pendapat ini banyak digunakan di Indonesia, terutama jika fidyah dibayarkan dalam bentuk beras.

Tata Cara Membayar Fidyah Puasa

Fidyah dapat dibayarkan dengan beberapa cara berikut:

  • Dibagikan langsung kepada fakir miskin
  • Diberikan per hari puasa yang ditinggalkan
  • Boleh diserahkan sekaligus atau bertahap

Sebagai contoh, seseorang yang tidak berpuasa selama 30 hari, maka ia wajib menyediakan fidyah untuk 30 hari. Fidyah tersebut bisa:

  • Diberikan kepada 30 orang miskin (masing-masing 1 takaran)
  • Atau dibagikan kepada beberapa orang saja dengan jumlah takaran disesuaikan

Bolehkah Fidyah Dibayar dengan Uang?

Dalam pandangan Mazhab Hanafi, fidyah diperbolehkan dibayarkan dalam bentuk uang, asalkan nilainya setara dengan harga makanan pokok yang diwajibkan.

Nilai uang tersebut dikonversikan dari:

  • Harga 1,5 kilogram bahan makanan pokok per hari
  • Atau harga kurma atau anggur sesuai takaran yang berlaku

Pendekatan ini dianggap lebih praktis dan relevan dengan kondisi masyarakat modern.

Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis

Penulis FIN.CO.ID