Nasional . 05/02/2026, 11:27 WIB

Soal Iuran 1 Miliar Dolar Board of Peace, Seskab Teddy: Indonesia Belum Bayar!

Penulis : Lina
Editor : Lina

fin.co.id - Pemerintah melalui Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberikan klarifikasi tegas terkait polemik keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian. Langkah ini sekaligus menjawab keraguan publik mengenai kewajiban membayar iuran sebesar 1 miliar dolar Amerika Serikat yang sempat memicu perdebatan hangat.

Teddy menjelaskan bahwa keanggotaan Indonesia dalam badan internasional tersebut tidak bersifat permanen. Pemerintah memiliki kewenangan penuh untuk menarik diri sewaktu-waktu jika kebijakan tersebut tidak lagi sejalan dengan kepentingan nasional. Saat ini, posisi Indonesia merupakan langkah konkret untuk terlibat langsung dalam upaya gencatan senjata dan rekonstruksi di Gaza, Palestina.

"Keanggotaan ini bersifat tidak tetap. Indonesia sewaktu-waktu dapat menarik diri," ujar Teddy dalam keterangan resminya, Kamis (5/2).

Mengenai isu iuran jumbo senilai 1 miliar dolar, Teddy menegaskan bahwa dana tersebut ditujukan untuk pembangunan kembali wilayah Gaza yang hancur akibat perang. Namun, ia menggarisbawahi bahwa pembayaran tersebut tidak bersifat wajib bagi negara anggota. Status keanggotaan tetap memang mensyaratkan pembayaran, namun bagi negara yang tidak membayar, keanggotaan tetap berlaku selama tiga tahun.

"Saat ini, Indonesia belum melakukan pembayaran apa pun," tegasnya untuk menepis isu bahwa uang negara sudah mengucur ke lembaga tersebut.

Lebih lanjut, Teddy memaparkan bahwa diplomasi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo selalu berorientasi pada hasil nyata. Hal ini terbukti dari keberhasilan Indonesia bergabung dengan BRICS serta pencapaian tarif dagang nol persen di 27 negara Uni Eropa. Partisipasi dalam perjanjian damai Palestina yang diinisiasi Amerika Serikat juga diklaim berhasil menurunkan jumlah konflik secara signifikan.

Langkah Indonesia di Board of Peace ini dipandang sebagai upaya agar suara Jakarta tidak hanya terdengar di ruang konferensi atau diskusi, melainkan memiliki pengaruh nyata dalam pengambilan keputusan strategis perdamaian dunia.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id