Internasional . 23/01/2026, 13:18 WIB
fin.co.id - Presiden AS Donald Trump mengungkapkan adanya pergerakan militer signifikan menuju kawasan Iran. Hal ini dia sampaikan dalam pernyataan terbaru di atas Air Force One saat menempuh perjalanan dari Davos menuju Washington, DC, Kamis 22 Januari 2026.
Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat kini sedang memantau situasi di sana dengan tingkat kewaspadaan tinggi.
Trump menjelaskan bahwa pengerahan pasukan dan kapal perang tersebut merupakan langkah antisipasi. Mengenai situasi ini, beliau menyatakan:
"Kami memiliki banyak kapal yang menuju ke arah itu, untuk berjaga-jaga. Kami memiliki armada besar (yang menuju) ke arah itu, dan kita akan lihat apa yang terjadi," ujar Trump.
Ia menekankan bahwa meskipun kekuatan militer besar telah dikerahkan, konfrontasi fisik bukanlah tujuan utama yang ia harapkan.
"Kami memiliki kekuatan besar yang menuju ke Iran. Saya lebih suka tidak melihat sesuatu terjadi," tambahnya.
"Kami memiliki armada. Kami memiliki armada besar yang menuju ke arah itu, dan mungkin kami tidak perlu menggunakannya. Kita lihat perkembangannya." Katanya.
Selain isu Iran, Trump memberikan pembaruan mengenai kebijakan ekonomi dan energi di Venezuela. Ia memproyeksikan bahwa korporasi minyak asal Amerika Serikat akan segera memulai operasional mereka di sana dalam waktu dekat.
"Kita akan segera mulai mengebor," cetus Trump.
Ia meyakini bahwa keterlibatan perusahaan-perusahaan besar AS akan menjadi faktor kunci dalam industri tersebut.
"Kita akan memilikinya, dan mereka akan masuk. Mereka semua sedang bernegosiasi saat ini," pungkasnya. *
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id