fin.co.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengambil langkah serius untuk mencegah terulangnya kebocoran soal Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Setelah insiden serupa terjadi pada TKA jenjang SMA tahun lalu, Kemendikdasmen kini menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) guna memperkuat pengamanan TKA untuk jenjang SD dan SMP.
Sekretaris Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Muhammad Yusro, mengatakan kolaborasi lintas kementerian tersebut menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan TKA sebelumnya, terutama terkait potensi kecurangan yang marak di media sosial.
“Untuk mengantisipasi kecurangan yang banyak terjadi di platform digital, kami sudah melakukan koordinasi dan rapat dengan Kemkomdigi,” ujar Yusro saat Silaturahmi Kemendikdasmen bersama Forum Wartawan Pendidikan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/1).
Menurut Yusro, Kemendikdasmen bersama Kemkomdigi tengah menyiapkan petunjuk teknis yang lebih ketat terkait pengaturan dan pengamanan penyelenggaraan TKA.
Pengamanan ini mencakup aspek teknis hingga pengawasan distribusi dan peredaran informasi soal di ruang digital.
“Kami akan masuk ke pembahasan yang lebih teknis, bagaimana mengatur dan mengamankan penyelenggaraan TKA agar berjalan optimal dan kredibel,” katanya.
Selain melibatkan Kemkomdigi, Kemendikdasmen juga menggandeng dinas pendidikan di seluruh kabupaten dan kota. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan TKA jenjang SD dan SMP berlangsung tertib, transparan, dan akuntabel di daerah.
Baca Juga
Sebagai bagian dari persiapan, Kemendikdasmen akan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TKA pada akhir Januari 2026. Rakornas tersebut akan melibatkan seluruh dinas pendidikan provinsi, kabupaten, dan kota menjelang pelaksanaan TKA yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026.
“Rakornas ini penting agar informasi tersampaikan secara utuh ke daerah dan seluruh pihak dapat mendukung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik,” kata Yusro.
Kemendikdasmen juga mengingatkan bahwa pendaftaran TKA jenjang SD dan SMP telah dibuka sejak 19 Januari dan akan berlangsung hingga 28 Februari 2026.
Proses pendaftaran dapat dipantau secara daring melalui laman resmi TKA Kemendikdasmen.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan dan Fasilitasi Pelaksanaan Asesmen Kemendikdasmen, Handaru Catu Bagus, mengungkapkan antusiasme peserta cukup tinggi. Hingga 23 Januari 2026 pukul 12.00 WIB, tercatat sekitar 2,5 juta siswa telah mendaftar TKA.