Nasional . 01/01/2026, 19:56 WIB
fin.co.id - Upaya percepatan pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh terus berjalan. Hingga Kamis, 1 Januari 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 1.050 unit hunian sementara (huntara) telah berhasil dibangun untuk warga terdampak.
Pembangunan huntara ini merupakan hasil kolaborasi BNPB bersama TNI dan Danantara. Dari total unit yang tersedia, sebanyak 600 unit dibangun oleh Danantara, sementara 450 unit lainnya dikerjakan langsung oleh BNPB.
Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan capaian tersebut saat memaparkan progres penanganan bencana di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto. Menurutnya, pembangunan huntara menjadi salah satu prioritas utama guna memastikan warga terdampak memiliki tempat tinggal layak selama masa pemulihan.
Berdasarkan pendataan sementara, jumlah rumah dengan kategori rusak berat di Aceh mencapai 61.795 unit. Dari angka tersebut, lebih dari 23 ribu keluarga mengajukan kebutuhan hunian sementara. Namun, tidak semua memilih tinggal di lokasi terpusat.
BNPB mencatat, sekitar 11.414 warga memilih mengungsi ke rumah keluarga. Untuk kelompok ini, pemerintah menyalurkan bantuan biaya sewa rumah sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan, yang telah dicairkan sejak akhir Desember lalu.
Selain huntara terpusat, BNPB juga melayani pembangunan hunian sementara mandiri bagi warga yang ingin tetap tinggal di sekitar lokasi rumahnya yang rusak. Skema ini kini mulai direalisasikan di sejumlah titik.
Untuk pembangunan infrastruktur pendukung seperti jembatan gantung, Suharyanto memastikan seluruh pendanaan ditanggung negara melalui BNPB, dengan pengawasan ketat dan audit oleh BPKP sebelum proses administrasi ke Kementerian Keuangan.
BNPB menegaskan penanganan darurat hingga tahap pemulihan akan terus dilakukan secara bertahap, seiring pembaruan data dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta kementerian terkait.
Anisha Aprilia/Disway
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id