Nasional . 03/12/2025, 22:07 WIB

Kapolri Bebaskan Warga Penjarah Minimarket Sibolga: Mereka Hanya Butuh Makanan

Penulis : Mihardi
Editor : Mihardi

fin.co.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan warga yang sempat diamankan karena melakukan penjarahan di sebuah minimarket di Sibolga, Sumatera Utara, kini telah dibebaskan.

"Adanya informasi penjarahan, bahwa sampai saat ini sudah tidak ada lagi yang diamankan, semua kita lepas," ujar Listyo dalam konferensi pers terkait penanganan banjir dan longsor di Posko Terpadu TNI, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu, 3 Desember 2025.

Jenderal Listyo mengaku memahami situasi warga yang terpaksa menjarah demi mendapatkan kebutuhan dasar.

"Saat itu mereka hanya membutuhkan logistik makanan, saat ini semuanya sudah dilepas," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian juga menanggapi isu penjarahan pascabencana banjir bandang di sejumlah daerah. Menurutnya, tindakan tersebut terjadi karena beberapa wilayah terdampak sulit dijangkau sehingga bantuan tidak bisa segera disalurkan dan stok makanan warga menipis.

"Tadi masalah penjarahan, ya, ini beberapa daerah yang terjadi, kebanyakan yang terekspos di daerah Sibolga. Karena memang banyak yang daerah yang terisolir tadi, dan gak gampang untuk langsung melakukan dropping (bantuan) kepada mereka. Stok mereka mungkin kurang, lapar, tapi kemudian ada yang masuk ke pertokoan," kata Tito di kantor Kemendagri, Senin, 1 Desember 2025.

Tito juga mengingatkan, situasi serupa pernah terjadi saat bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, pada 2018. Ia menjelaskan, pada hari ketiga setelah bencana, semua akses transportasi, darat, laut, hingga udara, terputus, sehingga masyarakat saat itu melakukan penjarahan demi bertahan hidup.

"Kita sudah pernah ngalamin dulu di Palu itu hari ketiga terjadi penjarahan karena semua akses tertutup. Laut terkena tsunami, kemudian longsor di daratnya, dan kemudian udara juga towernya pecah waktu itu. Ya, ini waktu di Sulawesi Tengah," ucapnya.

"Dan hari ketiga sudah terjadi penjarahan, gudang-gudang maupun tempat-tempat makanan, toko, warung. Tapi, kemudian kita bisa atasi dengan cepat setelah logistik diberikan," tambah Tito.

(Anisha Aprilia)

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id