Nasional . 30/10/2025, 12:44 WIB

Wamenko Polkam Hadiri Pemusnahan 218,4 Ton Bukti Narkoba Senilai Rp29,37 Triliun

Penulis : Derry Sutardi
Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus menghadiri pemusnahan barang bukti narkoba 218, 4 ton senilai Rp 29,37 triliun di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Rabu 29 Oktober 2025.

Pemusnahan ini dilakukan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Hasil Kolaborasi Polri, BNN, dan Lembaga Terkait

Barang bukti yang dimusnahkan kali ini merupakan hasil kerja keras Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta dukungan berbagai instansi selama kurun waktu satu tahun terakhir.

Dalam proses pengungkapannya, petugas berhasil membongkar berbagai jaringan narkoba internasional yang beroperasi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.

Menurut laporan resmi, seluruh barang bukti tersebut terdiri dari berbagai jenis narkotika, mulai dari sabu, ekstasi, ganja, hingga prekursor kimia yang siap diedarkan.

Prabowo: 218 Ton Narkoba Ini Bisa Merusak 629 Juta Jiwa

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan tinggi kepada seluruh aparat kepolisian dan petugas lapangan yang telah bekerja keras tanpa kenal lelah dalam menjaga negeri dari bahaya narkoba.

“Saya ingin menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya kepada seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia di mana pun sedang bertugas.

Karena bila tidak berhasil mereka cegah, mereka sita, dan mereka tangkap, narkoba ini bisa digunakan oleh 629 juta manusia. Itu berarti lebih dari dua kali jumlah penduduk Indonesia,” ujar Prabowo dengan nada tegas.

Ucapan tersebut menggambarkan betapa seriusnya ancaman narkoba terhadap masa depan bangsa. Bila peredaran 218,4 ton narkoba ini tidak berhasil digagalkan, maka dampaknya bisa meluas hingga ke tingkat yang tidak terbayangkan.

Sementara itu, Wamenko Polhukam Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus yang turut hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan oleh satu lembaga saja.

Ia menekankan pentingnya sinergi nasional antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam melindungi generasi penerus bangsa.

“Peredaran narkoba sudah menjadi ancaman lintas batas dan lintas generasi. Karena itu, pemberantasan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari edukasi, penegakan hukum, hingga rehabilitasi,” kata Lodewijk.

Menurutnya, keberhasilan pemusnahan kali ini adalah bukti nyata hasil kerja kolaboratif antara lembaga penegak hukum yang tetap konsisten menjaga integritas dan profesionalitasnya di lapangan.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id