Opini . 23/09/2025, 19:22 WIB

Hari Tani : Petani untuk Indonesia Bukan untuk Oligarki

Penulis : Sigit Nugroho
Editor : Sigit Nugroho

1. Meminta pemerintah menghentikan deforestasi yang merampas lahan rakyat(petani),

2. ⁠Menegaskan agar pemerintah mereformasi tata niaga pascapanen agar harga adil di tingkat petani

3. Menghimbau pemerintah meninjau ulang kebijakan PPN agar tidak menambah beban petani.

Petani tidak butuh julukan “pahlawan” yang hanya hidup dalam baliho dan pidato pejabat. Mereka butuh tanah yang terlindungi, harga panen yang layak, dan kebijakan negara yang berpihak. Tanpa itu semua, Hari Tani hanyalah upacara hampa—peringatan atas bagaimana bangsa ini pandai memberi gelar, tetapi gagal memberi keadilan. (M Nadhim Ardiansyah)

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id