Ekonomi . 16/09/2025, 11:11 WIB
“Dengan kebijakan The Fed yang cenderung longgar, BI tidak perlu terburu-buru melakukan pemangkasan tambahan. Fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas rupiah dan memastikan inflasi terkendali,” ujar Rully.
Mayoritas pelaku pasar kini meyakini The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 bps pada FOMC 17 September 2025. Melemahnya pasar tenaga kerja, meningkatnya pengangguran, dan risiko stagflasi menjadi faktor utama di balik ekspektasi tersebut. Dolar AS yang melemah turut mendorong rupiah, sementara BI diperkirakan akan memilih menahan suku bunga demi menjaga stabilitas moneter dalam negeri. (*)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id