Lifestyle . 14/08/2025, 18:38 WIB

Dari Lontong Sayur hingga Papeda, Inilah Pesona Sarapan Tradisional Nusantara

Penulis : Aries Setianto
Editor : Aries Setianto

Peyek renyah menjadi pelengkap yang sulit ditolak.

5. Papeda – Petualangan Pagi dari Timur

Papeda, bubur sagu khas Maluku dan Papua, menawarkan sensasi berbeda dengan tekstur kenyal dan sedikit lengket.

Disajikan bersama kuah ikan kuning penuh rempah, rasanya segar, gurih, dan membawa penikmatnya seolah sedang berpetualang di ujung timur Indonesia.

Mengapa Sarapan Tradisional Begitu Istimewa?

Setiap suapan sarapan tradisional bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang cerita dan kenangan.

Ada kisah ibu yang bangun lebih awal untuk memasak, ada aroma warung yang mengundang senyum, dan ada cita rasa yang tak mungkin disamai oleh makanan cepat saji.

Inilah yang membuat sarapan tradisional selalu punya tempat spesial di hati masyarakat Indonesia.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id