Panggilan yang Menggoda
Dalam ketegangan, suara lembut memanggil, “Riaaann…”
Lalu terdengar lagi, “Gilaang… beli daganganku…” dan “Tikaa… mau bunga ini?”
Mereka bertiga hanya menahan napas, berusaha tak bersuara. Rian teringat pesan para pendaki senior: jangan pernah menjawab.
Suara-suara itu terus terdengar hingga perlahan memudar saat cahaya fajar mulai muncul. Ketika mereka keluar tenda, kabut menipis, dan suasana kembali sunyi. Tak ada jejak kaki, tak ada tenda lain, seolah tak pernah terjadi apa-apa.
Pulang dengan Rasa Syukur
Tanpa banyak bicara, mereka segera membereskan perlengkapan dan turun gunung. Rian tahu, malam itu mereka telah berhadapan langsung dengan sesuatu yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan.
Kini, setiap mendengar kisah tentang Gunung Lawu, Rian selalu teringat malam di mana ia merasakan sendiri misteri Pasar Setan pasar yang tak pernah terlihat, namun nyata terasa bagi mereka yang mendengarnya.