Kura Israel

fin.co.id - 21/06/2025, 06:51 WIB

Kura Israel

Ilustrasi

Suatu ketika, bos besar datang dari kantor pusat. Semua pada sibuk. Terutama bos kecil yang akan menjemput di bandara. Siapkan mobil yang bagus, driver yang andal. Setiba di bandara, bos kecil celingukan mencari bos besar. Kok tidak ada. Tunggu beberapa menit lagi. Sampai penumpang yang keluar dari pintu kedatangan habis. Tetap tidak ada. Waktu itu belum ada HP. Juga belum zamannya pager. Setelah satu jam bos besar tidak juga muncul, bos kecil memutuskan pulang. Ternyata bos besar sudah ada di dalam kantor. Rupanya, pesawatnya tiba lebih awal. Dan, ia memilih naik angkot ke kota. Tidak repot, karena ia hanya membawa baju dan celana yang melekat di badan. Kelak bos besar itu jadi sesuatu. Kelakuannya tidak berubah. Tidak suka protokoler. Tak mau ajudan.

Tivibox

Selain melarang Direksi BUMN bermain golf pada hari kerja, COO Danantara juga melarang para istri direksi untuk cawe-cawe urusan kantor suami. "Saya tidak ingin istri direksi terlibat dalam urusan kantor, seperti menentukan dekorasi atau acara, karena kantor bukan warisan keluarga," kata Dony Oskaria, seperti dikutip Kompas.com. Memangnya selama ini ada yang begitu ya ?.

Tivibox

".......padahal Kementeriannya sangat-sangat basah." Satu lagi istilah yang muncul gara-gara ada korupsi. Basah. Itu tentu mengacu kepada air. Agar bisa hidup harus ada air. Tempat basah (atau ada airnya) sangat cocok bagi tanaman bisa tumbuh. Kalau kering kerontang, jangankan tanaman, lumutpun enggan tumbuh. Tempat "basah" tentu mengandung arti disana banyak uang. Bisa berarti banyak kesempatan pula. Berlomba-lombalah orang mencari tempat "basah". Korupsi pun terjadilah. Tapi ada orang yang kerja di tempat basah, tapi tak pernah korupsi. Yaitu pak tani. Mereka bukan saja tak pernah korupsi, tapi sering dijadikan objek korupsi, yaitu saat pengadaan pupuk atau pembagian bansos.

Ulik Kopi

Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian Sedikit sulit dulu, jabatan komisaris adalah harapan Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian Asal pasti gacoannya unggul, modal tinggal di-refund Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian Rakyat kecil minggir dulu, tuan besar sibuk cari ceperan

Eyang Sabar56

Berakit ke hulu, Berenang ke tepian, Bersakit-sakit dahulu, Bersusah-susah juga kemudian. #pepatahrakyatjelata#

Tivibox

Berakit-rakit ke hulu/ Berenang-renang ke tepian/ Ada janji 19 juta loker dahulu/ Tapi gelombang PHK nyusul kemudian/

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

EMPAT ORANG ANAK SMA.. TIDAK ADA YANG PINGIN IKUT PERANG.. A: Gue mau masuk Akmil. Kebayang kan, pake seragam, jalan tegap, keren banget. Cewek pada naksir! B: Wah, kalau gue mikirnya beda. Gue pengen jadi Jenderal. Mulai dari bawah, tapi targetnya jelas. C: Nah kalau gue, niatnya masuk Akmil juga. Tapi ngincernya jadi ajudan. A: Hah? Jadi pembantu? Dimana kerennya? C: Justru keren banget. Ajudan itu orang kepercayaan. Dekat pejabat. Banyak lho yang jadi Jenderal karena pernah jadi ajudan. Bahkan Panglima. B: Wah, lo mainnya strategi, ya. Bukan cuma mau naik pangkat, tapi tahu jalurnya. D: Jadi lo semua tidak pingin ikut perang? A, B dan C: Tidak..!! D: Hah??

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID