Vladimir Putin: Pesawat Azerbaijan Coba Mendarat di Grozny saat Sistem Pertahanan Udara Rusia Sedang Aktif

fin.co.id - 28/12/2024, 22:50 WIB

Vladimir Putin: Pesawat Azerbaijan Coba Mendarat di Grozny saat Sistem Pertahanan Udara Rusia Sedang Aktif

Pesawat Azebaijan jatuh di Rusia (Reuters)

Diduga disebabkan oleh tembakan senjata. Namun, hingga kini penyelidik dari Kazakhstan dan Azerbaijan belum memberikan komentar terkait lubang tersebut.

Spekulasi Azerbaijan Airlines ditembak diperkuat oleh laporan yang menyebutkan pesawat tersebut tidak dapat mendarat di Grozny, Chechnya,.

Sebab, beberapa jam sebelumnya terjadi karena serangan drone Ukraina. Laporan itu menyebut ketika penerbangan mendekati Grozny, penumpang yang selamat mendengar suara ledakan.

Selanjutnya seperti pecahan peluru menabrak dan merusak badan pesawat. Beberapa menyebut tembakan berasal dari rudal pertahanan udara.

Diketahui, Grozny adalah kota yang sangat dibentengi. Karena Chechnya dan pasukan yang setia kepada Ramzan Kadyrov memainkan peran penting mendukung Kremlin selama operasi militer Rusia.

Kepentingan strategis ini menjadikan ibukota Chechnya target drone militer Ukraina. Karena tidak dapat mendarat di Grozny, Pilot dilaporkan mengalihkan penerbangan ke kota Makhachkala di wilayah Dagestan yang berdekatan.

Namun terhalang kabut. Akhirnya pilot meminta izin mendarat di Aktau, sebuah kota di tepi Laut Kaspia.

Delegasi dari Badan Penerbangan Sipil Negara Azerbaijan serta perwakilan dari Azerbaijan Airlines juga tiba di Kazakhstan untuk melakukan penyelidikan penyebab jatuhnya pesawat.

Hari Berkabung Nasional Azerbaijan Kementerian Darurat Kazakhstan melaporkan 7 dari 38 korban tewas dalam kecelakaan tersebut telah berhasil diidentifikasi. Sementara 6 orang yang terluka masih menjalani perawatan intensif.

Diketahui, Pesawat Azerbaijan Airlines dengan 67 orang penumpang dan 5 awak sedang dalam perjalanan dari Baku ke Grozny ketika jatuh di dekat kota Aktau, Kazakhstan.

Wakil Perdana Menteri Kazakhstan Kanat Bozumbayev melaporkan 38 orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

Sementara 29 lainnya berhasil selamat. Atas musibah tersebut, tanggal 26 Desember 2024 dinyatakan sebagai hari berkabung nasional di Azerbaijan.

Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis

Penulis FIN.CO.ID