Kesaksian Generasi Baru dari Berbagai Daerah

fin.co.id - 18/12/2024, 20:55 WIB

Kesaksian Generasi Baru dari Berbagai Daerah

Sebanyak 181 anak muda dari berbagai provinsi memberikan kesaksian tentang apa yang terjadi di sekitar mereka, atau tentang peristiwa yang banyak dibaca  melalui media oleh masyarakat.

fin.co.id - Sebanyak 181 anak muda dari berbagai provinsi memberikan kesaksian tentang apa yang terjadi di sekitar mereka, atau tentang peristiwa yang banyak dibaca  melalui media oleh masyarakat.

 

Kesaksian itu diberikan dalam bentuk Puisi Esai, dan telah diterbitkan dalam bentuk buku.  Usia mereka paling tinggi 25 tahun, lebih banyak di  bawah 20 tahun dan masih sekolah. Mereka adalah peserta program penulisan puisi esai adik asuh.

 

“Kami mengundang mereka menulis Puisi Esai sebagai bentuk kesaksian terhadap realitas sosial yang menggelisahkan bagi generasi baru,” kata penggagas puisi esai Denny JA, ketika menyaksikan peluncuran buku 18 judul buku puisi esai karya Gen Z.

 

Buku tersebut diluncurkan pada Festival Puisi Esai Jakarta ke-2 yang berlangsung di Jakarta 13 dan 14 Desember. Festival ini dihadiri oleh para penulis puisi esai yang datang dari Aceh hingga Papua.

 

Tema yang mereka tulis dalam puisi esai itu sangat beragam, sesuai dengan masalah yang membuat mereka gelisah. Hampir semua tema itu berasal dari  daerah tempat tinggal penulisnya, tentang apa yang terjadi di lingkungannya, sejarahnya, dan manusia di daerahnya. Sehingga setiap daerah memberikan cerita yang berbeda-beda dalam bentuk puisi esai untuk Indonesia. 

 

Anwar Putra Bayu salah seorang kakak asuh yang berasal dari Palembang menceritakan tema yang dipilih oleh anak asuhnya. Antara lain, tentang program  makan siang gratis yang dicanangkan oleh Prabowo Subianto saat kampanye Pilpres 2024, dan mereka mengkontraskan dengan kondisi sekolah mereka yang masih beratap jerami.

Peserta lain, ada yang mengulik pembegalan truk di jalan tol oleh penumpang yang justru ditolong supir. Ada peserta lain menulis tentang  seorang perempuan muda yang tewas karena dihantam pakai kloset, atau warga Moro-moro yang tidak tercatat dalam data  kependudukan.

 

Sebagian yang lain memilih topik nasional yang sudah viral sampai ke daerah. Biasanya topik seperti ini adalah berisi kisah tragedi, pembunuhan, dan kasus besar lainnya. 

 

Khanif Lutfi
Khanif Lutfi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID