Jadi, kalo kamu sering susah tidur pas menopause, ini bisa bikin tubuh terasa lebih cepat "tua."
Apa Itu Menopause dan Gejalanya?
Menopause sendiri adalah kondisi saat seorang wanita berhenti menstruasi karena ovarium udah nggak lagi memproduksi hormon seperti estrogen.
Estrogen ini, selain penting buat sistem reproduksi, juga punya efek bikin bahagia di otak.
Jadi, nggak heran kalo banyak wanita merasa suasana hati berubah drastis saat menopause datang.
Biasanya, menopause muncul di usia rata-rata 51 tahun, walau ada juga yang ngalamin lebih dini atau lebih lambat. Gejalanya bisa beragam, mulai dari:
Dampak Estrogen yang Berkurang
- Hot flashes alias sensasi panas tiba-tiba.
- Sulit tidur atau insomnia.
- Perubahan suasana hati.
- Masalah pada vagina dan kandung kemih.
Berhentinya produksi estrogen punya efek domino. Selain bikin suasana hati berubah, berkurangnya hormon ini juga memengaruhi kulit, tulang, dan kesehatan jantung.
Kulit jadi lebih cepat kehilangan elastisitas, tulang rentan osteoporosis, dan risiko penyakit jantung meningkat.
Inilah kenapa menopause sering dikaitkan dengan tanda-tanda penuaan.
Tapi, seperti yang dijelasin di atas, menopause sendiri ternyata juga mempercepat proses penuaan, bukan sekadar gejala sampingan.
Baca Juga
Menopause Dini dan Tantangannya
Wanita yang mengalami menopause dini punya risiko lebih tinggi buat ngalamin penuaan dini.
Mereka cenderung lebih cepat ngalamin perubahan fisik dan emosional yang biasanya terjadi bertahap di usia lebih tua.