Lifestyle . 25/11/2024, 12:10 WIB
Kamu juga perlu perhatikan apakah pasanganmu berusaha untuk berubah. Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan dan mungkin berkata atau berbuat kasar sekali waktu.
Namun, yang penting adalah, apakah dia menyadari kesalahannya dan berusaha untuk memperbaikinya?
Kalau pasanganmu nggak menunjukkan niat untuk berubah dan justru terus menerus menunjukkan sikap kasar tanpa rasa penyesalan, maka kamu perlu pikir ulang untuk melanjutkan hubungan ini ke pernikahan.
Banyak orang berpikir, "Kalau sudah nikah, semuanya akan lebih baik." Padahal, kenyataannya nggak begitu.
Pernikahan nggak akan bisa memperbaiki hubungan yang sudah penuh dengan perilaku kasar dan komunikasi yang nggak sehat. Justru, pernikahan bisa membuat masalah jadi semakin kompleks jika tidak ada usaha dari kedua belah pihak untuk mengubah perilaku tersebut.
Pernikahan harus dilandasi oleh saling percaya, saling menghargai, dan komunikasi yang sehat.
Kalau sebelum menikah kamu sudah merasa sering dikasari, bisa jadi hubungan itu belum siap untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius.
Jika kamu merasa kesulitan untuk menghadapi masalah ini sendirian, nggak ada salahnya untuk mencari bantuan profesional.
Konseling hubungan bisa jadi pilihan yang bijak untuk memperbaiki pola komunikasi dalam hubunganmu.
Seorang konselor bisa membantu kamu dan pasangan untuk lebih memahami perasaan satu sama lain dan menemukan solusi yang lebih baik.
Satu hal yang perlu kamu ingat, kamu berhak mendapatkan hubungan yang sehat dan penuh dengan rasa saling menghargai.
Kalau pasangan terus-menerus mengkasari kamu dan tidak menunjukkan usaha untuk berubah, jangan takut untuk mempertimbangkan untuk meninggalkan hubungan tersebut.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id