Ekonomi . 25/11/2024, 17:54 WIB
fin.co.id - Di tengah tantangan lingkungan yang semakin kompleks, pengelolaan sampah berkelanjutan di Indonesia menjadi isu sentral yang memerlukan kolaborasi lintas sektor. Untuk menjawab tantangan ini, Ikatan Ahli Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI) dan Systemiq Lestari Indonesia baru saja menandatangani sebuah Nota Kesepahaman (MoU) yang menandai dimulainya kerja sama dalam pengembangan profesi pengelolaan sampah.
Acara penandatanganan yang berlangsung di Jakarta pada Senin, 25 November 2024 ini membuka babak baru dalam upaya menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien, inovatif, dan berkelanjutan di Indonesia.
Kerja sama ini bukan hanya soal pengembangan teknologi pengelolaan sampah, tetapi juga berfokus pada aspek kelembagaan, sumber daya manusia, dan pembiayaan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum IATPI, Endra S. Atmawidjaja, menekankan bahwa kolaborasi ini berperan penting dalam memperkuat jejaring global terkait ekonomi hijau (green economy), ekonomi sirkular (circular economy), dan perubahan iklim (climate change).
"Pengelolaan sampah bukan hanya soal teknologi, tetapi juga membangun sistem yang melibatkan kelembagaan yang kuat, pembiayaan yang memadai, serta kepemimpinan yang visioner," kata Endra.
Melalui kerja sama ini, IATPI dan Systemiq Lestari Indonesia berkomitmen untuk memberikan kontribusi signifikan dalam membantu pemerintah daerah mengatasi masalah pengelolaan sampah, yang hingga kini menjadi salah satu tantangan besar bagi banyak daerah di Indonesia.
Dengan perspektif yang lebih holistik, kedua pihak berharap dapat membangun kerangka kerja yang tidak hanya berfokus pada pengurangan volume sampah, tetapi juga memperkuat ekosistem pengelolaan sampah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Perjanjian kerja sama ini akan diperluas dengan Perjanjian Kerjasama (PKS) yang lebih mendetail, mencakup ruang lingkup, pembagian peran, serta skema pendanaan yang melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk lembaga-lembaga donor.
Ke depan, kedua pihak sepakat untuk segera merancang rencana aksi dan memulai pelaksanaan proyek ini pada awal tahun 2025, setelah perangkat dan sumber daya yang diperlukan siap.
Yang menarik, kolaborasi ini juga akan melibatkan pelatihan untuk mencetak tenaga ahli di bidang persampahan. Hal ini penting mengingat ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten menjadi salah satu faktor kunci dalam keberhasilan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Selain itu, proyek rintisan akan dijalankan di beberapa kota, dengan pendekatan pengelolaan sampah yang terintegrasi. Di antara kota yang direncanakan adalah Banyuwangi, yang telah menjadi lokasi percakapan penting terkait evaluasi dan pembelajaran tentang pengelolaan sampah yang tengah dijalankan oleh Systemiq.
Widharmika Agung, partner dari Systemiq, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini. “Ini adalah kesempatan luar biasa untuk bekerja sama dengan IATPI, karena visi dan nilai-nilai kami sangat sejalan,” katanya.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id