Kamu Suka Menghayal buat Lari dari Kenyataan Hidup? Ini Nama Fenomena Psikologisnya

fin.co.id - 25/11/2024, 08:45 WIB

Kamu Suka Menghayal buat Lari dari Kenyataan Hidup? Ini Nama Fenomena Psikologisnya

Menghayal buat Lari dari Kenyataan Hidup, Image: Andrea Piacquadio / Pexels

Bayangin kamu lagi duduk santai, tiba-tiba pikiranmu melayang jauh, membayangkan skenario sempurna yang nggak ada hubungannya sama dunia nyata.

Itu terjadi berkali-kali, dan kamu malah kecanduan.

Meski istilah ini belum diakui resmi dalam dunia medis, banyak orang mengalaminya sebagai bentuk pelarian dari stres atau trauma.

3. Gangguan Disosiatif

Kalau khayalanmu sampai membuat kamu merasa terpisah dari kenyataan, ini bisa masuk ke kategori gangguan disosiatif.

Salah satu jenisnya adalah Depersonalization/Derealization Disorder.

Di sini, kamu bisa merasa seperti "terpisah" dari tubuhmu sendiri atau seolah-olah dunia di sekitarmu tidak nyata.

Biasanya, kondisi ini dipicu oleh trauma berat atau tekanan emosional yang berkepanjangan.

4. Gejala Gangguan Kecemasan atau Depresi

Kebiasaan berkhayal juga bisa jadi tanda kamu sedang mengalami gangguan kecemasan atau depresi.

Dalam kasus ini, melarikan diri ke dunia khayalan adalah mekanisme pertahanan diri untuk mengatasi perasaan berat atau stres yang nggak kunjung hilang.

Misalnya, saat kenyataan terasa terlalu sulit dihadapi, kamu malah tenggelam dalam pikiran "andai saja".

Kalau ini terjadi terus, sebaiknya jangan diabaikan. Gangguan kecemasan atau depresi membutuhkan perhatian serius.

Mana yang Paling Sering Dialami Orang Banyak?

Dari semua kondisi di atas, escapism dan maladaptive daydreaming adalah yang paling sering dialami banyak orang.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID