Nah, air mata yang keluar akibat emosi ternyata bisa mengurangi kortisol, hormon stres, sehingga kamu bisa merasa lebih lega setelah menangis.
3. Menangis Gara-Gara Film Bisa Meningkatkan Kesejahteraan Mental
Kamu pasti pernah, kan, menangis gara-gara adegan di film atau drama favorit?
Nah, hal itu bukan cuma membuat kamu terlarut dalam emosi, tapi juga ada manfaatnya untuk kesehatan mental.
Fenomena ini disebut dengan istilah parasocial, yang menurut Jennifer Barnes, asisten profesor di fakultas psikologi di University of Oklahoma, adalah kondisi di mana kamu merasa terhubung dengan karakter atau cerita yang kamu tonton.
Saat kamu meneteskan air mata karena adegan di layar, otak nggak bisa benar-benar membedakan apakah hubungan yang kamu rasakan itu nyata atau hanya fiksi.
Efeknya, kamu bisa merasakan peningkatan kepercayaan diri, berkurangnya rasa kesepian, dan bahkan menjadi lebih peduli terhadap orang lain di sekitar kamu.
Menariknya, ikatan yang kamu bangun ini bisa membawa dampak positif bagi kehidupan sosialmu di dunia nyata!
4. Menangis Bisa Membantu Kamu Tidur Lebih Nyenyak
Kalau kamu pernah merasakan tidur yang nyenyak setelah menangis, itu bukan kebetulan.
Menangis bisa membantu menurunkan tekanan darah dan mengendurkan otot-otot tubuh, sehingga kamu merasa lebih rileks.
Baca Juga
Rasa lega setelah menangis membuat tubuh lebih mudah beristirahat, dan ini sangat membantu kamu mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik.
Dalam kasus bayi, misalnya, menangis bisa menjadi cara mereka untuk mengeluarkan energi dan meredakan stres, sehingga membuat mereka tidur lebih cepat.
Hal ini berlaku juga untuk orang dewasa, di mana menangis memberikan efek tenang yang membantu tidur lebih cepat dan lebih nyenyak.